Published On: Ming, Nov 15th, 2015

Komisi D Desak Kinerja JLS Lebih Prima

TUBAN

Ketua Komisi D DPRD Tuban, Imron Chudlori

Ketua Komisi D DPRD Tuban, Imron Chudlori

seputartuban.com – Komisi D DPRD Tuban terus mendorong pembangunan jalan lingkar selatan (JLS) yang hingga saat ini masih dalam proses pembebasan lahan. Karena program ini sangat berdampak baik untuk daerah maupun masyarakat.

Saat ini proses pembebasan lahan sudah selesai antara pemerintah daerah dengan warga. Namun masih menunggu proses pembayaran, sebab peta bidang dari BPN masih belum terbit. Hal itu masih jadi penghambat dalam proses pembebasan lahan.

“Kita sudah melakukan koordinasi baik dengan BPN maupun Dinas Pekerjaan Umum agar pembangunan fisik JLS segera terlaksana,” kata Ketua Komisi D DPRD Tuban, Moh. Imron Chudlori, Sabtu (14/11/2015).

Diharapkan Desember 2015 proses pembayaran pembebasan lahan bisa sudah terselesaikan. Sehingga pada 2016 sudah dapat dilaksanakan pembangunan fisik yang didanai pemerintah pusat. “Pemerintah pusat sudah siap untuk pembangunan fisiknya, dan berharap agar segera terselesaikan untuk proses pembebasan lahannya,” sambung Imron.

Sebelum dilakukan pembangunan, proses pembebasan lahan sudah selesai 100 persen. Sehingga saat proses kontruksi dilakukan tidak timbul permasalahan.

Jika pembangunan ini segera dilakukan, maka dapat mengurai kemacetan jalur dalam kota yang saat ini menjadi langganan tiap hari.

Pembangunan JLS direncanakan membutuhkan lahan seluas 60 hektar yang akan merlintasi wilayah Kecamatan Tuban, Palang, Semanding, Merakurak dan Kecamatan Jenu. Sedangkan panjangnya sekitar 20 kilo meter, dengan lebar jalan 30 meter untuk dua jalur.

Sedangkan pembangunannya dilakukan secara bertahap. Dimulai dari titik barat yaitu Desa Sugiwaras Kecamatan Jenu sampai Kecamatan Semanding. Tepatnya perempatan Polsek Semanding. Setelah itu baru akan dilanjutkan dari Semanding menuju ke Kepet sebelum sampai tahap akhir yang akan finish di Kecamatan Palang. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author