Published On: Ming, Feb 21st, 2016

Komisi D Berharap Pengawasan Pembangunan Ditingkatkan

TUBAN

Ketua Komisi D DPRD Tuban, Imron Chudlori

Ketua Komisi D DPRD Tuban, Imron Chudlori

seputartuban.com – Komisi D DPRD Tuban berharap pengawasan pembangunan infrastruktur lebih ditingkatkan. Agar dapat menghasilkan bangunan yang berkwalitas dan sesuai dengan perencanaan.

Ketua Komisi D DPRD Tuban, Imron Chudlori, Jumat (19/2/2016) mengatakan, bahwa Pemkab Tuban melalui dinas terkait harus lebih meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan yang telah direncanakan. Sebab ada beberapa program yang sudah direncanakan tetapi tidak bisa telaksana dengan baik, sehingga anggaran yang sudah disiapkan tidak terserap.

Seperti halnya pelaksanaan pembangunan Gapura di jalan Pahlawan yang tidak direncanakan, sehingga kegiatan tersebut tidak bisa terdanai. Serta ada beberapa proyek pembangunan yang tidak terselesesaikan sehingga harus dilanjutkan pada tahun berikutnya. “Kedepan penambahan kualitas dan juga pengawasan pelaksanaan pembangunan harus lebih ditingkatkan, agar hasilnya sesuai dengan rencana,” kata Imron.

Selain itu, perencanaan program harus lebih dimatangkan dan bisa melihat kondisi wilayah yang akan diberikan program atau berbasis lapangan. Supaya benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan tidak hanya asal-asalan, sebab ada beberapa jalan yang usai dibangun belum genap setahun tetapi sudah rusak.

Seperti pelaksanaan pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) hingga saat ini masih belum selesai pembebasan lahannya, ditargetkan pada tahun 2016 lahan untuk mega proyek tersebut bisa tersedia sepanjang 13 kilo meter. Sebab Pemerintah Pusat sudah siap untuk mendanai pelaksanaan pembangunan fisiknya.  “Speknya harus disesuaikan dengan kondisi wilayahnya, seperti pembangunan jalan ditanah yang labil harus dilakukan dengan beton. Meskipun biayanya mahal, tetapi bisa tahan lama dan tidak membutuhkan biaya perawatan tiap tahunnya,” sambungnya.

Ditahun anggaran 2016, setiap UPTD PU di masing-masing kecamatan disediakan dana sebesar Rp. 600 juta hingga Rp. 800 juta untuk kegiatan pemeliharaan jalan. Sehingga diwilayah kecamatan bila ada jalan yang berlubang atau rusak dapat segera diperbaiki agar kerusakan tersebut tidak semakin parah dan meluas.

Sedangkan untuk pemangkasan pohon di tepi jalan yang rawan tumbang harus lebih dioptimalkan, serta progres yang dibuat harus jelas. Sehingga pada saat musim hujan pohon tersebut tidak tumbang dan membahayakan masyarakat.

“Harus ada progres yang jelas untuk program pemangkasan pohon, sebelum musim hujan tiba. Pohon yang berpotensi roboh harus dilakukan pemangkasan sehingga tidak membahayakan masyarakat,” harap politisi PKB tersebut.

Diketahui, beberapa pohon ditepi jalan yang ada di wilayah Kabupaten Tuban banyak yang rawan tumbang. Bahkan pada saat pohon tersebut tumbang tidak ada petugas dari Pemkab yang membersihkan, sehingga Polisi atau TNI yang turun tangan melakukan pembersihan agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan masyarakat. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author