Published On: Kam, Jun 9th, 2016

Komisi C Himbau Calistung Jangan Jadi Syarat Masuk SD

TUBAN

seputartuban.com – Jelang tahun ajaran baru, Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban menghimbau agar membaca menulis dan berhitunh (Calistung) menjadi syarat mutlak masuk Sekolah Dasar (SD).

ANDHI HARTANTO: Dengan ditetapkannya Kabupaten Tuban sebagai kota kawasan industri menyebabkan semakin berkurangnya lahan pertanian.

ANDHI HARTANTO

Anggota Komisi C DPRD Tuban, Andi Hartanto meyampaikan bahwa setelah sejumlah sekolah mensyaratkan siswa baru harus dapat Calistung, membuat pembelajaran siswa didik pra sekolah juga turut berubah. Seharusnya sistemnya hanya pengenalan terhadap pendidikan. “Lebih tepatnya tes calistung itu hanya untuk analisa potensi, bukan syarat mutlak karen ada pertimbangan lain seperti umur dan jarak calon siswa dari sekolah,” katanya Rabu (8/6/2016) sore.

Jika ada SD yang tetap memberlakukan Calistung sebagai syarat mutlak masuk, berarti telah melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan. Larangan memberikan tes Calistung disebutkan pula dalam pasal 69 ayat 5, penerimaan siswa baru kelas 1 SD maupun bentuk lain sederajat tidak berdasar pada hasil tes calistung maupun bentuk tes lain.

Pendidikan untuk siswa TK sederajat melalu belajar dan bermain tidak bersifat kaku semata-mata untuk Calistung. “Jadi tidak mungkin jika calon siswa yang rumahnya berdekatan dengan sekolah tidak diterima hanya gara-gara belum mampu calistung,” lanjut andi.

Secara umum Calistung dapat diterapkan pada siswa yang mengenyam pendidikan SD sejak kelas 1 dan 2, sedangkan siswa TK lebih diajarkan tentang pengenalan materi pelajaran dasar. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author