Published On: Kam, Sep 17th, 2015

Komisi B: SKPD Tuban Tak Becus Serap Anggaran

TUBAN

CANCOKO: Rendahnya penyerapan itu karena SKPD tidak siap melaksanakan anggaran yang sudah direncanakan.

CANCOKO: Rendahnya penyerapan itu karena SKPD tidak siap melaksanakan anggaran yang sudah direncanakan.

seputartuban.com-Komisi B DPRD menganggap kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Tuban lemot alias lamban. Buktinya hingga saat ini penyerapan anggaranyang dilakukan oleh SKPD masih rendah dan dibawah target.

“Rendahnya penyerapan itu karena SKPD tidak siap melaksanakan anggaran yang sudah direncanakan. Padahal yang menyusun anggaran itu kan mereka sendiri,” ungkap anggota Komisi B DPRD Tuban Cancoko usai menggelar rapat koordinasi dengan beberapa SKPD terkait evaluasi penyerapan anggaran 2015, Kamis (17/09/2015) siang.

Dia menjelaskan, dari hasil rapat koordinasi tersebut hingga saat ini anggaran yang terserap baru 45,35 persen.

“Sudah dua kali kita evaluasi, tetapi progresnya masih belum maksimal dan sesuai dengan target,” kata Cancoko.

Dia menilai, progres yang dibuat SKPD tidak jelas sehingga tidak bisa menyerap anggaran dengan maksimal. Padahal saat ini waktu yang tersisa untuk tahun anggaran 2015 hanya dua bulan.

“Seharusnya penyerapan itu sudah mencapai 75 persen. Mereka (SKPD) beralasan karena teknis seperti lelang dan sebagainya,” terang politisi Partai Demokrat ini.

Menurut Cancoko, seharusnya program-program yang sudah diusulkan harus disertai dengan progres yang jelas. Sedangkan program-program yang tidak bisa dilaksanakan tahun depan lebih baik dihilangkan.

EVALUASI: Komisi B DPRD Tuban dan SKPD di lingkungan pemkab saat menggelar rapat koordinasi anggaran, Kamis (17/09/2015) siang.

EVALUASI: Komisi B DPRD Tuban dan SKPD di lingkungan pemkab saat menggelar rapat koordinasi anggaran, Kamis (17/09/2015) siang.

“Harus ada tindakan tegas oleh bupati. SKPD yang kinerjanya bagus diberikan penghargaan tetapi yang kurang baik harus ada sanksinya,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Tuban, Rini Indrawati, berdalih menurunya penyerapan itu disebabkan karena adanya perubahan anggaran yang baru disyahkan 7 September kemarin.

Hal ini mengakibatkan ada penambahan dianggaran belanja langsung di tiap-tiap SKPD. Namun, untuk kegiatan kontruksi sudah berjalan.

Hanya Saja untuk tahap pencairannya belum masuk. Tetapi untuk PAPBD hingga saat ini masih belum dilaksanakan.

“Kalau APBD sudah berjalan. Namun untuk PAPBD masih dalam proses untuk lelang. Tapi kami optimis semua SKPD bisa menyelesaukan seluruh programnya masing-masing,” jelas Rini.

Dalam rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh beberapa Kepala dinas dan stafnya. Diantaranya Dinas Pertanian, BPPKP, Disperpar, Dinas Kelautan dan DPPKAD.  MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author