Published On: Jum, Sep 18th, 2015

KOMISI B Catat Merah Kinerja Disperta

TUBAN

HERY PRASETYO: Kita akan membudidayakan tanaman duku yang ada di Desa Prunggahan, yang saat ini terancam punah.

HERY PRASETYO

seputartuban.com – Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kab. Tuban 2015 tinggal 3 bulan lagi. Namun penyerapan anggaran yang dilakukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masih rendah.

Diantaranya Dinas Pertanian, baru menyerap anggaran sebesar 8,17 persen dari anggaran yang ada. Anggaran yang dikelola sebesar Rp. 59,8 miliar dan Rp. 23 miliar Dana Alokasi Khusus (DAK) tambahan.

Kepala Dinas Pertanian, Hery Prasetyo saat rapat koordinasi dengan Komisi B DPRD Tuban terkait penyerapan anggaran 2015, Kamis (17/09/2015) mengatakan penggunaan dana disesuaikan waktu. Diantaranya pembangunan saluran irigasi pertanian disesuaikan dengan kondisi cuaca. “Kita targetkan Nopember semua program yang ada sudah bisa terselesaikan,” jelas Hery.

Selain kendala cuaca, selain itu disebabkan cairnya DAK dari pemerintah pusat molor, sehingga penggunaanya juga mundur. Selain itu petunjuk teknis penggunaan anggaran dari pemerintah pusat juga terlambar. Serta saat ini masih menunggu penyedia barang dan jasa.

“Untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) baru kita terima dari pusat, sehingga pelaksanaannya mundur dari yang kita rencanakan,” sambungnya.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Tuban Cancoko mengatakan kondisi ini disebabkan faktor internal dinas. Yakni alat ukur kinerja kurang jelas serta kurangya persiapan pelaksanaan program. “Program yang sudah dibuat tersebut tentunya sudah disesuaikan dengan kemampuan Dinas itu sendiri,” ujar Cancoko.

Ditambahkan politisi Partai Demokrat itu, diperkirakan hingga akhir tahun anggaran, Disperta tidak dapat menyerap seluruh anggaran karena saat ini baru terpakai 8,17 persen. Jika semua SKPD kondisinya serupa, yang dirugikan masyarakat. “Bila terjadi silva maka masyarakat yang akan dirugikan, sebab anggaran sudah ada tetapi tidak dapat terealisasi,” kecamnya.

Disperta merupakan SKPD yang kinerjanya berhubungan erat dengan kehidupan petani. Keberhasilan tanaman dan kesejahteraan masyarakat petani sangat dipengaruhi kinerja kedinasanya. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author