Published On: Ming, Apr 24th, 2016

Komisi A DPRD Tuban; Jangan Anak Tirikan BPD

Share This
Tags

TUBAN

ilustrasi/downloaddesain

ilustrasi/downloaddesain

seputartuban.com – Komisi A DPRD Tuban meminta agar Pemerintah Desa memperhatikan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Baik dari sisi kelembagaan maupun secara personal. Karena saat ini banyak Pemdes yang masih kurang perhatian kepada lembaga tersebut.

BPD mempunyai peran yang sangat penting di desa. Yaitu ikut menyusun dan menyetujui APBDes, membuat peraturan desa. Sehingga Pemdes bisa menganggarkan tunjangan BPD disesuaikan dengan kemampuan keuangan desa.

Ketua Komisi A DPRD Tuban, Agung Supriyanto mengatakan pemberian tunjangan BPD lebih kecil dari tunjangan RT dan RW. Karena posisinya lebih strategis dan sangat penting dalam keberlangsungan pemerintahan desa. “Pemerintah Desa harus memperhatikan kesejahteraan dari BPD. Jangan sampai tunjangannya lebih besar RT dan RW,” harapnya, Sabtu (23/4/2016).

Meskipun secara aturan tidak ada petunjuk atau perintah ukuran tunjangan bagi BPD, tetapi Pemdes mempunyai kewenangan untuk menganggarkannya secara proporsional. Selama ini banyak BPD yang diberikan tunjangan per-bulan mulai dari Rp. 30 ribu hingga Rp 50 ribu tiap bulan. Padahal tunjangan bagi RT dan RW saat ini sudah Rp. 100 ribu tiap bulan.

Masih menurut Agung, tugas dan fungsi BPD itu serupa dengan DPRD. Bila tunjangannya tidak diperhatikan oleh Pemerintah Desa maka mereka tidak akan menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab. Sebab antara hak dan kewajibannya tidak seimbang.

“Kita sudah sering sampaikan kepada para Kepala Desa agar memperhatikan nasib dari BPD, sebab itu merupakan tanggungjawabnya,” sambungnya.

Agung menambahkan bahwa pemerintah desa harus memahami amanat undang-undang. Yaitu melakukan pembangunan, tidak hanya fisik saja. Tetapi yang terpenting membangun lembaga desa agar bisa berjalan dengan baik sesuai dengan tugas dan fungsinya. “Tidak hanya membangun fisik, tetapi birokrasi yang ada didesa itu dibiarkan saja, itu juga salah,” katanya. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author