Published On: Kam, Okt 18th, 2018

Komisariat PSHT Semen Indonesia Gelar Kejuaraan Silat Rutinan

seputartuban.com, MERAKURAK – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Pendirian Pabrik Gresik – Semen Indonesia, sekaligus HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, Komisariat Semen Indonesia melaksanakan kompetisi silat. Yakni Seme Indonesia Cup IV, ajang rutinan tersebut sebagai sarana menjaring atlet silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tuban. Dilaksanakan selama 15-17 Oktober 2018. Di Graha Sandiya, komplek perumahan dinas PT Semen Indonesia. Desa Sumurgung, Kecamata Merakruak, Kabupaten Tuban.

SPORTIF : Pasangan atlet senin ganda saat menunjukkan kebolehannya di hadapan juri

Pertandingan yang dibuka langsung oleh SVP Production Semen Indonesia, Joko Sulistiyanto diikuti oleh 236 atlet yang terdiri dari 208 pesilat tanding dan 28 pesilat seni. Seluruh pesilat berasal dari 19 ranting Cabang Tuban, dan 2 komisariat, yakni komisariat Semen Indonesia dan komisariat Unirow Tuban.

Kategori pertandingan dibagi menjadi 2, yaitu Kategori Tanding dan Kategori Seni, namun peserta di masing-masing kategori tetap dibagi sesuai kelompok usia, meliputi kelompok usia pra remaja, remaja dan dewasa putra putri, sedangkan di masing-masing kelompok usia terdapat 2 hingga  4 kelas, yaitu kelas A, B, C & D untuk menyelaraskan berat badan lawan tanding di setiap kelasnya.

‘’Untuk para atlet yang bertanding saya harapkan dapat mengendalikan emosi, memegang teguh budi pekerti, juga menjunjung tinggi sportivitas dalam meraih prestasi,’’ pesan Joko Sulistyanto.

Menurutnya, dengan mengikuti olah raga pencak silat setidaknya ada 3 manfaat yang dapat diperoleh. Yang pertama yakni, pencak silat adalah olah raga yang bisa dipelajari mulai dari usia muda hingga tua nanti, sekaligus agar senantiasa kondisi fisik serta kesehatan dapat terjaga. Selanjutnya yang kedua yaitu melestarikan budaya asli tanah air yang bisa kita banggakan saat kita berada di kancah internasional.

‘’Jadi berbanggalah telah bergabung, khususnya di PSHT ini. Kelebihannya lagi, akan dengan mudah menemukan saudara lainnya (seperguruan) kapan pun dan dimana pun tempatnya,’’ ujar Joko.

Dan untuk manfaat yang ketiga, lanjut Joko mengatakan, dengan berlatih silat akan membentuk mental dan karakter yang tangguh. Sehingga, mental dan karakter diri ini akan sangat bermanfaat jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. ‘’Pencak silat ini adalah seni bela diri, tidak untuk mencari lawan. Tapi untuk mencari saudara dan kawan,’’ pesan Joko kepada ratusan atlet.

Sementara itu, Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tuban, Lamidi mengucapkan banyak terima kasih kepada Semen Indonesia yang telah menyelenggarakan kejuaraan pencak silat yang bertajuk “Semen Indonesia Cup IV” ini. Dia juga berharap agar dari kejuaraan ini dapat memunculkan bibit-bibit atlet pencak silat.

 ‘’Kita berharap event ini bisa menumbuhkankan atlet yang tidak hanya pada level lokal, tapi juga nasional dan bahkan internasional. Kita yakin bahwa pencak silat mampu mengharumkan nama bangsa, terbukti pada Asean Game beberapa waktu yang lalu cabang olahraga pencak silat menyumbangkan mendali emas paling banyak,’’ pungkasnya.

Di akhir pertandingan (17/10/2018), untuk juara pertama pada Semen Indonesia Cup IV Kejuaraan Pencak Silat PSHT antar ranting se-Cabang Tuban tersebut juara pertama disabet Ranting Jenu dengan hadiah uang pembinaan Rp. 2 juta, piagam penghargaan dan trophy. Untuk juara kedua diperoleh Ranting Singgahan dengan hadiah uang pembinaan Rp. 1,5 juta. Dan juara ketiga diperoleh Ranting Palang dengan hadiah uang pembinaan Rp. 1 juta. RLS/FIK

Facebook Comments

About the Author