Published On: Ming, Jun 14th, 2015

Kinerja Polisi Dipertanyakan Warga Kenduruan

TUBAN

ilustrasi

ilustrasi

seputartuban.com – Laporan warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, mempertanyakan kinerja penyidik Sat Reskrim Polres Tuban. Pelaporan kasus penggunaan Tanah Negara (TN) pada 8 April 2015 hingga saat ini belum ditindaklanjuti.

Koordinator warga, Badri mengatakan pelaporan terkait penggunaan lahan TN seluas 4 hektar yang digunakan pabrik di Dusun Mojo. Sesuai data dalam rincik kretek desa blok 10 TN seluas 6.4100 meter persegi. Namun lahan yang digunakan oleh pabrik baru 4 hektar. Lahan tersebut   sejak lama digunakan warga yakni Suwoto, Puji, Karmani, Kasim dan Kamijan.

“Selain tidak ada musyawarah, warga keberatan. Jannji awalnya untuk pasar hewan bukan untuk pabrik. Belum pernah ada yang dipanggil Polisi,” ungkapnya.

Badri menambahkan salah satu penggarap, dijanjikan sebagian lahanya diminta untuk pasar hewan. Dengan jani separuh tanahnya akan disertifikatkan gratis. “Kalau tahu untuk pabrik warga tidak mau. Janjinya itu tahun 2013 sampai sekarang belum ada kepastianya. Itu dijual atau disewakan ndak ada rapat,” imbuh Badri.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Suharyanto mengatakan pihaknya masih mendalami laporan warga. “Kami masih mencari bukti permulaan untuk tahapan penyelidikan berikutnya,” jelasnya.

Kasat Reskrim asli Bojonegoro ini memastikan laporan warga tidak menguap begitu saja. Diminta warga bersabar menunggu proses yang sedang dilakukan penyidik. “Pasti kita tindak lanjuti, semua memakai tahapan yang ada,” tegasnya. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author