Published On: Jum, Jan 15th, 2016

Ketua NU Tuban Turun Tangan Hadang Faham Gafatar

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :

TUBAN

Ilustrasi/okezone.com

Ilustrasi/okezone.com

seputartuban.com – Ketua PC NU Tuban, K.H Mustain Syukur bereaksi cepat atas temuan dugaan warga Tuban yang tergabung dengan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Seluruh pengurus jajaran NU Tuban akan dikumpulkan dengan diberikan arahan lisan dan tertulis.

Secara lisan larangan Gafatar karena dianggap gerakan sesat sudah disampaikan kepada ulama maupun mubaligh se KabupatenTuban. “Kami sudah memerintahkan ke seluruh pengurus yang berada ditingkatan Kecamatan untuk memberikan pantauan diwilayahnya masing-masing bilamana terdapat aktifitas Gafatar. Baik itu yang mengarah pada perekrutan atau sekedar menyampaikan iming-iming untuk menarik minat masyarakat,” ungkapnya, Jumat (15/1/2016) siang.

Untuk memangkas peredaran Gafatar di Tuban, PC NU Tuban akan mengumpulkan jajaranya, Jumat (15/1/2016) malam. Seluruh pengurus kecamatan akan diberikan pemahanan dan perintas tertulis.

Untuk memaksimalkan upaya antisipasi itu, informasi maupun pemahaman akan disampaikan melalui majelis taklim, jamaah tahlil. Khususnya ustadz yang tinggal di kawasan pinggiran Tuban. Karena mungkin saja mereka masih kurang pengetahuan hal ini.

Sebagian besar warga yang masuk Gafatar menurut Mustain disebabkan karena minimnya pengetahuan Islam. Atau mereka Islam namun tidak paham dengan Islamnya. Selain itu, kaum Mualaf (baru masuk islam) juga rentan dipengaruhi. Karena mereka baru tahap belajar tentang Islaml, sehingga mudah dipengaruhi. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Data Update Coid-19 Indonesia Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :