Published On: Rab, Jan 13th, 2016

Keselamatan Perahu Penyeberangan Bengawan Terabaikan

TUBAN

ALA KADARNYA : Kondisi operasional perahu penyeberangan di Sungai Bengawan Solo yang masih mengabaikan standar keselamatan

ALA KADARNYA : Kondisi operasional perahu penyeberangan di Sungai Bengawan Solo yang masih mengabaikan standar keselamatan

seputartuban.com – Kondisi keamanan penyeberangan perahu di Bengawan Solo masih terabaikan. Meski selalu ramai ditumpangi warga dan kendaraan, mereka tanpa mengenakan pelampung sebagai kebutuhan dasar keselamatan air.

Apalagi saat musim hujan, debit air sungai Bengawan Solo sering tinggi. Jika kondisi perahu penuh penumpang, atau saat hujan sangat berbahaya.

Dalam sekali jalan, perahu selain mengangkut orang juga sepeda motor. Bahkan tidak jarang hingga 10 unit kendaraan.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Tuban, Joko Ludiono mengatakan pihaknya sudah memberikan 300 pelampung pada tahun 2010 kepada pengelola perahu penyeberangan. Sebagai kebutuhan dasar keselamatan air . “Terlebih, operator perahu dan penumpang tidak dilengkapi dengan rompi pelampung,” katanya, Selasa (12/11/2016).

Joko juga menegaskan sudah memberikan himbauan kepada pengelola perahu. Nampaknya tidak dihiraukan, terbukti mereka mengabaikan keselamatan. “kami sudah menghimbau, pemilik perahu menyediakan rompi pelampung atau alat pengaman lainnya,” katanya.

Jika memang rompi pelampung sudah tidak dimiliki operatur perahu, BPBD akan menganggarkan lagi. “Harus disiapkan di perahu biar aman,” tambahnya.

Diketahui perahu penyeberangan beroperasi disepanjang sungai Bengawan Solo yang melintas dikawasan Kabupaten Tuban. Yakni di kawasan Kecamatan Soko, Kecamatan Rengel dan Kecamatan Plumpang. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author