Published On: Jum, Jun 22nd, 2018

Kesegaran dan Kesejukan Liburan di Desa Wisata Berbasis Sedekah

seputartuban.com, MONTONG – Desa Wisata Guwoterus berada di Kecamatan Montong atau secara geografis berada di tenganya kawasan Kabupaten Tuban. Sehingga ketika datang di lokasi ini memudahkan untuk berkunjung ke lokasi lainnya di Tuban.

MENARIK : Wisatawan River Tubing saat akan memulai petualanggan air dimulai dari kawasan Wisata Sumber Mata Air Kerawak

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Siaga, Yulianto Prasetyo mengatakan Desa Wisata Guwoterus diresmikan Bupati Tuban, 27 Desember 2017 lalu itu memiliki beragam destinasi wisata. Mulai wisata Sumber Mata Air Kerawak, dengan sumber air yang besar dan jernih di penuhi dengan pepohonan rindang. Lokasi ini baru dikerjasamakan dan dibuka mulai Hari Raya Idul Fitri, Jumat (15/6/2018).

Wisata petualangan River Tubing juga menjadi primadona. Karena wahana wisata ini masih jarang di temui di Tuban dan sekitarnya. Pengelola melakukan ekstra pengamanan wisatawan. Mulai pengamanan dengan kelengkapan memadahi. Pengaman siku, pengaman lutut, helm, pengaman telapak tangan dan pengaman tumpuan duduk di ban. Selain itu juga pengamanan jalur.

KHAS DESA WISATA : Wisatawan usai belanja di pusat oleh-oleh khas kerajinan bambu yang tidak ada di tempat lain

Sensasi wisata ini berbeda, karena arus air ada yang deras maupun tenang dengan kedalaman bervariasi. Sepanjang 1,5 KM dengan pemandangan hutan asri. “Jangan khawatir, bahkan anak-anak atau tidak bisa renang tidak apa, insyaallah aman. Sebelum dimulai, selalui ada breafing savety wisatawan dari tour leader kami,” katanya, Jumat (22/6/2018).

Desa wisata ini juga memiliki kerajinan khas dari bambu sebagai oleh-oleh khas wisata. Dengan beragam bentuk dan beragam harga, seluruhnya hasil pemberdayaan masyarakat. “Kita juga punya kuliner khas, yakni Sambal Cos Burung Dara. Hasil ternak kelompok ternak burung dara yang kami kembangkan,” ungkap Ketua Pokdarwis Siaga yang juga pencipta lagu itu.

Di Desa yang dulunya dikenal tertinggal itu saat ini juga menyediakan paket wisata edukasi. Mulai berkunjung ke centra peternakan burung dara, praktek kerajinan bambu, kunjungan alam ke gua putri asih. Bahkan kerjasama wisata edukasi praktek batik dan kunjungan industri semen.

“Kita menyediakan beragam fasilitas wisata, bisa menyesuaikan yang dibutuhkan. Termasuk jeep fun untuk jalan melihat suasana alam juga kita sediakan jeep. Sepeda gunung, tracking bahkan Offroad kita sediakan jalurnya,” imbuhnya.

Yang membedakan desa wisata ini dengan lainnya adalah berbasis sedekah. Atau seluruh aktivitas wisata maupun kegiatan penunjang wisata seluruhnya ada nilai sedekah yang dikumpulkan. Hasilnya dikumpulkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tabungan Akhirat di desa setempat yang sudah disahkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tuban. Kemudian secara berkala di setor ke Baznas Kabupaten Tuban dan akan dicairkan dalam bentuk program pemberdayaan masyarakat.

“Seluruh aktivas utama dan penunjang wisata kita ada sedekahnya semua. Sehingga wisatawan yang datang secara langsung sudah bersedekah melalui tiket maupun barang yang dibeli. Semoga bisa bahagia dunia akhirat dan semakin memperbesar dampak positifnya bagi masyarakat kita, “tegasnya. NAL

Facebook Comments

About the Author

Videos