Published On: Kam, Jan 28th, 2016

Kesal Dikubuli, Pemuda 10 Desa Ring 1 Gruduk PT SI

KEREK

KESAL DIKUBULI : Pemuda dari 10 desa ring 1 saat unjuk rasa di depan kantor PT Semen Gresik

KESAL DIKUBULI : Pemuda dari 10 desa ring 1 saat unjuk rasa di depan kantor PT Semen Gresik

seputartuban.com – Ratusan pemuda dari 10 desa ring 1 yang berada disekitar PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk mendatangi kantor PT Semen Indonesia, Kamis (28/1/2016) sekitar jam 06.30 WIB. Mereka menuntut agar perusahaan terbuka dalam rekrutmen tenaga kerja.

Para pemuda mendatangi kantor PT SI dengan mengendarai sepeda motor. Sesampainya didepan kantor perusahaan, mereka melakukan orasi dengan tuntutan agar pihak perusahaan bersikap terbuka. Karena selama ini anak perusahaan PT SI tidak terkesan ditutupi saat perekrutan tenaga kerja. Oleh oknum pegawai kemudian dimanfaat untuk kepentingan pribadi. Dampaknya adalah banyak pemuda disekitar pabrik hingga saat ini masih nganggur. Alias menjadi penonton dirumah sendiri.

Koordinator Aksi, Ja’an mengatakan selama ini anak perusahaan dari PT Semen Indonesia yaitu PT Swabina Gatra selalu mengingkari janji. Bertindak semaunya sendiri dalam melakukan rekrutmen tenaga kerja. Hasil pertemuan 8 Oktober 2015 telah disepakati rekrutmen tenaga kerja hasilnya akan disampaikan kepada warga sekitar melalui Kepala Desa maupun Karang Taruna.

Namun kesepakatan itu hanya angin lalu, bahkan merekrut tenaga kerja dari luar warga ring 1. Hal itu memicu kemarahan para pemuda sekitar perusahaan. Bahkan sebelumnya, 94 karyawan dari warga ring 1 yang diberhentikan tanpa ada alasan yang jelas. “Setiap ada pertemuan dan menghasilkan kesepakatan selalu diingkari oleh PT Swabina Gatra,” ujar Ja’an kepada seputartuban.com.

Selain itu, hasil dengar pendapat antara pihak PT SI dan warga ring 1 dengan Komisi C DPRD Tuban Desember lalu tidak ada tindak lanjut dari perusahaan. Dalam pertemuan tersebut telah ada kesepakatan bahwa akan dibentuk tim 10 yang terdiri dari perwakilan 10 desa untuk mengawal dan mengawasi proses rekrutmen tenaga kerja seluruh anak perusahaan. “Hingga saat ini hasil pertemuan itu-pun juga tidak ada tindak lanjutnya. Sehingga kita merasa dikhianati oleh perusahaan berplat merah itu,” sambungnya.

Jika aksi itu tidak ada tanggapan, maka ratusan pemuda itu akan kembali mendatangi kantor PT Semen Indonesia bersama massa lebih besar. Dengan mendirikan tenda di pintu masuk perusahaan.

Kabiro Humas dan CSR PT SI, Wahyu Darmawan mengatakan pihanya akan menindak lanjuti dari tuntutan para pemuda. Dengan mengkoordinasikan kepada seluruh anak perrusahaan. Serta akan mencari akar permasalahan yang menimbulkan gejolak terhadap warga sekitar. “Kita akan cara masalah utamanya, apakah dikita atau di anak perusahaan itu yang akan kita dalami,” jelasnya usai menemui para pengunjuk rasa.

Wahyu menambahkan bahwa untuk sistem rekrutmen tenaga kerja menjadi kewenangan masing-masing anak perusahaan. Namun PT. SI sudah sering menyampaikan agar dalam rekrutmen tenaga kerja lebih mengutamakan warga sekitar utama mereka yang berada di ring 1.

“Kita selalu menekankan agar 60 persen tenaga kerja dari warga sekitar. Kita akan pertemukan antara perwakilan warga, Disnaker, aliansi anak perusahaan untuk menyelesaikan masalah ini,” pungkas wahyu.

Diketahui, usai melakukan orasi didepan pintu masuk PT SI, ratusan pemuda tersebut melanjutkan aksinya ke Kantor Pemkab Tuban dan DPRD Tuban. Mereka mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author