Published On: Rab, Jan 7th, 2015

Kesal Dampak Buruk Batu Bara, 5 Warga Demo PT Semen Indonesia

KEREK

RESAHKAN BATU BARA : 5 warga sekitar pabrik PT Semen Indonesia saat melakukan aksi unjuk rasa di depan pabrik

RESAHKAN BATU BARA : 5 warga sekitar pabrik PT Semen Indonesia saat melakukan aksi unjuk rasa di depan pabrik

seputartuban.com – Warga ring 1 PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, Rabu (07/01/2015), berunjuk rasa di depan pintu gerbang pabrik kawasan Desa Sumberrarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Mereka mengeluhkan dampak debu dan bau batu bara perusahaan pelat merah ini.

Dalam orasinya didepan pintu gerbang pabrik, 5 warga ini menyuarakan bahwa lokasi penimbunan batu bara di tepi jalan sanggat mengganggu warga. Karena selain menyebabkan asap dan bau menyengat, jika musim kemarau juga menyebabkan debu. Kondisi ini dinilai sangat mengganggu kesehatan warga sekitar.

“Kita menuntut supaya perusahaan lebih memperhatikan lingkungan. Sebab bising yang disebabkan oleh mesin sangat menganggu dan debu serta asap dari batu bara sangat meresahkan warga,” ungkap Koordinator Aksi, Rahmat (21), Warga Desa Sumberarum.

Selain itu, pengunjuk rasa meminta Semen Indonesia juga lebih memperhatikan warga sekitar. Karena merekalah yang paling terdampak atas keberadaan perusahaan semen ini. “Kita akan terus melakukan aksi bila tuntutan kita tidak direspon oleh pihak perusahaan,” ancamnya.

Terpisah, Kasi Bina Lingkungan dan CSR PT Semen Indonesia (persero) Tbk, Hery Kurniawan berjanji akan meneruskan aspirasi warga ini kepada pimpinanya. Dia menegaskan selama ini keberadaan penampungan batu bara sudah sesuai peraturan pengelolaan lingkungan. Sehingga perusahaan merasa keberadaanya sudah sesuai ketentuan dan masih dibatas kewajaran.

Debu yang keluar, masih dibawah ambang batas ketentuan pemerintah. Serta tidak ada permasalahan lingkungan. “Ini bukan kewenangan saya terkait batu bara, namun sesuai dengan informasi yang kita terima, bahwa polusi yang disebabkan oleh batu bara itu masih dalam ambang batas yang ditentukan oleh pemerintah,” jelasnya.

Aksi unjuk rasa ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan TNI. Setelah menyampaikan tuntutannya dan ditemuai manajemen Semen Indonesia, mereka membubarkan diri dengan tertib.  MUHLISHIN

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author