Published On: Sab, Apr 2nd, 2016

Kerusakan Jalan Merakurak Dishub “Cuci Tangan”

TUBAN

KERJA BURUK : Kondisi jalanan poros Kecamatan Merakurak yang sudah rusak meski baru selesai dibangun

KERJA BURUK : Kondisi jalanan poros Kecamatan Merakurak yang sudah rusak meski baru selesai dibangun

seputartuban.com – Dinas Perhubungan Pemkab Kabupaten Tuban mengelak kerusakan jalan poros Kecamatan Merakurak bukan kesalahanya. Karena sebelum ada pelebaran jalan sudah dipasang rambu-rambu larangan kendaraan berat melintas dijalan tersebut.

Kepala Dishub Pemkab Tuban, A. Faraith justru menyalahkan pihak rekanan. Karena rambu larangan kendaraan berat melintas dilepas pihak kontraktor saat melakukan pelebaran jalan dan tidak dikembalikan. “Dulu kita sudah pasang rambu-rambu larangan. Tetapi karena ada pelebaran jalan rambu-rambunya dilepas,” jelasnya kemarin.

Ditanya pengawasan jalan, Faraith mengaku sudah koordinasi dengan Sat Lantas Polres Tuban. Agar dilakukan penindakan pelanggaran kelas jalan, meski praktek dilapangan belum dilakukan. Sedangkan untuk rambu jalan yang rusak atau belum terpasang akan dipasang tahun ini melalui anggaran dari APBD 2016. “Kita akan segera memasang dan sudah masuk dalam anggaran 2016,” sambungnya.

Selain itu, Dishub juga akan melakukan pemasangan portal untuk jalan kelas III. Sebab yang diperbolehkan dipasang portal hanya kelas jalan tersebut. Serta akan dilakukan perbaikan untuk portal yang mengalami kerusakan. Untuk tahun anggaran 2016 ini, perbaikan rambu dan pemasangan baru, Dishub sudah menganggarkan Rp. 200 juta. “Untuk jalan kelas 3 hanya boleh dilalui kendaraan dengan muatan sebesar 10 ton, kalau melebihi itu berarti melanggar,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Dino Indra Setiadi mengatakan pihaknya akan melakukan penegakan hukum. Serta sudah ada koordinasi dengan Dishub terkait kelas jalan. “Mereka yang melanggar akan kita tindak tegas dan kita sudah tempatkan 2 anggota kita di Polsek Merakurak,” tegasnya.

Diketahui, rambu jalan kadang sering terabaikan beberapa pihak. Diantaranya rambu jalan di kawasan Dusun Ngindahan, Desa Guwoterus, jalan Poros Kecamatan Montong-Kecamatan Singgahan juga tidak ada pasca pelebaran jalan lalu.

Sebelumnya kerusakan poros jalan  Kecamatan Merakurak menurut anggota DPRD Tuban disebabkan karena pelanggaran kelas jalan yang dibiarkan. Selain itu juga minimnya rambu larangan. Pernyataan serupa juga diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum pemkab Tuban. MUHLISHIN

Sebelumnya : Baru Dibangun Jalan Merakurak Rusak

Facebook Comments

About the Author