Published On: Jum, Jun 24th, 2016

Kepsek Lalai Awasi MOS Akan Dipanggil

TUBAN

seputartuban.com – Agar sekolah tidak melaksanakan Masa Orientasi Siswa (MOS) secara berlebihan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tuban segera menyampaikan himbauan tertulis ke satuan pendidikan. Agar tidak terjadi aksi peloncoan atau balas dendam antara kakak kelas kepada adik kelas. Sehingga Kepala Sekolah (Kepsek) diminta mengawasi serius pelaksanaan MOS disekolah yang dipimpinya.

Kepala-Dikpora-Tuban-Sutrisno.jpg

Kepala Disdikpora Pemkab Tuban, Sutrisno

Kepala Disdikpora Pemkab Tuban, Sutrisno mengatakan bahwa selain menyampaikan surat edaran tentang larangan pelaksanaan Mos mengenakan atribut diluar batas ketentuan belajar mengajar, ia juga meminta pada pihak guru untuk turut memantau pelaksanaanya secara langsung. “Nanti peringatanya akan disampaikan pada masing-masing sekolah,” katanya.

Kepsek yang tidak mengindahkan standar pelaksanaan MOS akan dipanggil untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawabanya. Siswa baru sangat diwajibkan untuk mengikuti seluruh rangkaian pelaksanaan mos selama 3 hari, dengan memakai  atribut yang berkaitan dengan dunia pendidikan.

MOS dilaksanakan bertujuan memperkenalkan lingkungan tempat pendidikan serta seluruh sarana prasarana pendidikan yang berada didalam sekolah. Sedangkan berbagai atribut yang tidak ada hubunganya sama sekali dengan kegiatan belajar seperti mengenakan topi, tas, dan baju berbahan dari kertas karton maupun berbagai barang plastik bekas sangat dilarang. Sebab hal itu sama sekali tidak berkaitan dengan pelaksanaan pendidikaan.

Melalui edaran itu, Disdikpora meminta agar setiap guru dan Kepsek  turut memantau, mengawasi, dan mendampingi seluruh pelaksanaan kegiatan MOS dan tidak menyerahkan seluruh pelaksanaan kegiatanya kepada para kakak tingkat. Sebab, jika tidak dipantau secara menyeluruh, pelaksanaan MOS tersebut dapat saja dijadikan ajang balas dendam oleh kakak kelas kepada siswa baru. Sehingga berbagai kegiatan yang seharusnya dilarang dapat dipantau.

Berkaitan dengan materi pendidikan berkarakter dan kedisiplinan, Sutrisno berharap  agar tidak semata melaksanakan kegiatanya dengan menggandeng pihak TNI maupun Polri yang selalu memberikan materi baris berbaris. Peran seluruh tenaga pendidik, menurutnya wajib dilibatkan dalam pelaksanaan MOS.

Karena sebagai media awal untuk lebih mengakrabkan siswa dengan guru yang berdampak pada kenyamanan siswa saat mengikuti materi pelajaran. “Masih menunggu, ini baru mau dirapatkan,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author