Published On: Sel, Agu 19th, 2014

Kendaraan Dinas DPRD Tuban Ditarik Sebelum Waktunya

Share This
Tags

TUBAN

rental mobilseputartuban.com – Menjelang purna tugas anggota DPRD Tuban periode 2009 – 2014, muncul polemik internal di gedung wakil rakyat. Pasalnya Sekretaris DPRD Tuban mengeluarkan surat penarikan kendaraan roda 4 dan 2 yang dipakai anggota DPRD paling lambat tanggal 19 Agustus 2014, sedangkan masa jabatan wakil rakyat hingga diberhentikan 24 Agustus 2014.

Dalam surat tertanggal 7 Agustus 2014 yang ditujukan kepada pimpinan dan anggota DPRD Tuban tersebut, Supriyanto meminta para wakil rakyat mengembalikan kendaraan operasional atau kendaraan dinas roda 2 dan 4 beserta STNK paling lambat 19 Agustus 2014.

Sehingga jelas rentang waktu antara batas waktu pengembalian hingga masa akhir jabatan, hak anggota DPRD Tuban untuk menggunakan fasilitas kendaraan operasional atau kendaraan dinas sudah “dirampas”. Hal inilah yang menjadi bahan pembicaraan kurang baik dikalangan anggota DPRD Tuban.

“Sekwan seharunya tetap menghormati hak kita sampai masa tugas berakhir, tidak seperti ini. Walaupun jika diminta mengembalikan kita tetap tidak masalah, tetapi ya tetap harus menghormati ketentuan yang ada,” kata salah satu anggota DPRD Tuban yang terpilih lagi ini.

Ketua DPRD Tuban, Kristiawan tidak banyak bersikap menanggapi hal ini. Dia menghormati langkah yang dilakukan Sekretaris DPRD Tuban. “Sejak hari ini mobil dinas saya sudah saya kembalikan. Saya mengikuti surat Sekwan saja. Meski sebenarnya mobil dinas itu melekat sampai saya selesai diberhentikan tanggal 24 Agustus,” ungkapnya, Senin (18/8/2014).

Politikus muda ini mengaku dia menjalankan tugasnya sebagai Ketua DPRD Tuban akan menggunakan kendaraan pribadinya. “Kalau antara tanggal 19 sampai tugas saya berakhir ya pakai kendaraan pribadi saja. Yang jelas antara mobil dinas berbeda dengan sepeda motor yang sifatnya pinjam pakai,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Sekretaris DPRD Tuban, Supriyanto membantah surat yang sudah dikeluarkanya. Menurutnya surat tersebut hanya untuk kendaraan operasional roda 2 saja (sepeda motor). “Itu tidak termasuk mobil dinas, itu untuk sepeda motor saja. Kalau mobil dinas untuk pimpinan DPRD sampai tanggal 24 Agustus,” kilahnya.

Ditanya penarikan kendaraan operasional dan dinas sebelum masa tugas berakhir ini, Sekwan beralasan untuk kepentingan ketertiban administrasi dan aset. “Kita butuh waktu untuk cek kendaraan. Kan rumahnya jauh-jauh. Baru 16 kendaraan roda 2 yang dikembalikan,” pungkasnya. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author