Published On: Ming, Jun 15th, 2014

Kelainan Genetik Darmono Sulit Disembuhkan

Share This
Tags

KEREK

Darmono Kerek

CERITA NESTAPA : Darmono bersama Bapaknya saat dikunjungi wartawan

seputartuban.com – Penyakit yang diderita oleh Darmono (14), warga Dusun Tegal Peron, Desa Padasan, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban setelah diperiksa tim medis ternyata mengalami kelainan genetik.

Hal ini menurut Bidan Desa Padasan, Sri Muryati saat diwawancarai, Jum’at (13/6/2014) mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan diketahui, Darmono mengalami kelainan genetik, dari ayahnya. Kakaknya juga mengalami hal serupa. Pada saat lahir normal, namun menginjak usia 10 tahun mulai kelihatan lumpuh.

“Dulu kakaknya juga menderita seperti ini yang akhirnya meninggal dunia. Kemarin sudah kita bawa ke RSUD Dr. Koesma Tuban untuk dilakukan terapi. Namun untuk kemungkunan sembuh normal sangat berat,” kata Muryati pesimis.

Pihak Puskesmas Kerek juga melakukan fisioterapi untuk memperbaiki gangguan fungsi alat gerak atau fungsi tubuh yang terganggu dengan metode terapi gerak. Namun untuk sembuh masih kecil meski dilakukan terus menerus. Kendala lain, orang tuanya tidak memiliki biaya.

“Meskipun diterapi-pun kemungkinan sembuhnya masih sangat kecil. Saat ini kita terus lakukan konseling untuk pemberian gizi dan asupan makanan. Agar gizinya selalu baik dan tidak mudah terserang penyakit yang lainnya. Untuk tinggi badan dan beratnya sangat kurang dari normal,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Padasan, Achmad Mustain, mengatakan pihak terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui Camat maupun Puskesmas. Serta mencari solusi-solusi lain agar Darmono bisa sembuh. Selain itu, juga mengajukan kepada pemerintah daerah agar memberikan bantuan rehab rumah, sebab rumahnya sangat memperihatinkan dan tidak layak huni.

“Kemarin, informasinya akan diberikan bantuan bedah rumah juga, melalui dana APBD dan tahun ini akan dikerjakan. Kita masih mempersiapkan tanahnya yang statusnya masih milik orang tuanya, agar tidak ada permasalahan dikemudian hari,” jelas Kades.

Diketahui, Darmono adalah putra keempat dari 5 bersaudara pasangan suami istri dari Karsimin dan Tingah yang setiap hari bekerja sebagai buruh tani dan penghasilannya pun tidak menentu. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author