Published On: Rab, Des 12th, 2012

Kekasih Siswi Aborsi Jalani Rekontruksi Sambil Tersenyum

Share This
Tags

Penulis : Pito Suwarsono

RENGEL

seputartuban.com – Tersangka aborsi Agus Jamanto (20), Rabu (12/12/12) menjalani rekontruski di Dusun Jetis, Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Oleh petugas kepolisian, tersangka disuruh menunjukkan tempat menggugurkan kandungan SSP (17), siswi kelas XI SMK Negeri di Rengel, yang tak lain kekasih tersangka.

Selain itu tersangka juga disuruh menunjukkan kuburan janin yang digugurkannya tersebut. Dalam adegan rekonstruksi tersebut, terkuak bahwa tempat menggugurkan janin adalah di rumah Tumijah (65) nenek tersangka.

Setelah janin berhasil digugurkan, tersangka lalu menguburkan janin malang tak berdosa itu di pekarangan. Tepian sungai Bengawan Solo, sekitar 50 meter dari rumah Tumijah. Saat melakukan adegan rekonstruksi, tak tampak raut muka sedih ataupun penyesalan diwajah tersangka.

Bahkan tersangka yang sehari-hari sebagai buruh tani ini, tampak sering tersenyum saat memperagakan satu-persatu adegan reka ulang. Setelah selesai rekonstruksi tersangka lalu diamankan petugas di mobil Polisi.

Lalu petugas dibantu warga menggali makam tempat janin dikuburkan. Janin di dalam tas plastik warna hitam tersebut, lalu dievakuasi Polisi dari dalam tanah sedalam setengah meter. Adegan rekonstruksi ini menarik perhatian warga, ratusan warga mendekat dilokasi olah TKP. Untuk menyaksikan dari dekat jalanya rekonstruksi.  Bahkan sejumlah warga dan nenek tersangka sempat menangis menyaksikan tersangka melakukan adegan rekonstruksi.

Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Tuban, Iptu Simon Triyono, saat dikonfirmasi usai penggalian makam janin aborsi mengatakan, bahwa penggalian janin tersebut untuk mengevakuasi janin. Dan untuk keperluan otopsi. “Janin kami evakuasi untuk diotopsi,” ujarnya.

Sementara itu Tumijah, nenek tersangka sebenarnya sudah mengingatkan tersangka agar tidak menggugurkan bayinya. Namun oleh tersangka Tumijah justru dimarahi. “Saya sudah mengingatkan, tapi malah dimarahi,” kata Tumijah dalam Bahasa Jawa.

Sementara itu hingga saat ini, SSP ibu janin yang digugurkan, masih dirawat intensif di RSUD Dr. R. Koesma Tuban. Karena sakit akibat pembusukan ari-ari (plasenta) didalam perutnya usai aborsi.

Foto : Tersangka saat menjalani rekontruksi lokasi penguburan janin usai aborsi

Facebook Comments

About the Author