Published On: Rab, Apr 15th, 2015

Kecamatan Kerek Rawan Aksi Begal

KEREK

SERIUS: Kapolres Tuban AKBP Arif Guruh Darmawan menunjukkan salah satu barang bukti dari kawanan begal yang berhassil ditangkap beberapa waktu lalu. foto: ARIF AHMAD AKBAR

SERIUS: Kapolres Tuban AKBP Arif Guruh Darmawan menunjukkan salah satu barang bukti dari kawanan begal yang berhassil ditangkap beberapa waktu lalu. foto: ARIF AHMAD AKBAR

seputartuban.com-Meski wilayah hukum Polres Tuban termasuk kondusif dari aksi pembegalan bukan lantas berarti aman 100 persen. Salah satu wilayah yang ditengarai rawan begal adalah Kecamatan Kerek.

Kecamatan yang berada di kawasan perbukitan, hutan jati serta daerah obyek vital seperti PT Semen Indonesia (PT SI), secara geografis dan dinamika tingkat ekonomi yang timpang cukup membentangkan pelaku begal beraksi.

Kawanan begal ini sering melakukan aksinya di daerah persawahan Desa Margorejo dan jalur alternatif Kerek-Tambakboyo. Selain Kerek, kecamatan lain yang juga berrpotensi aksi begal addalah Jenu.

Pantauan seputartuban.com, sepanjang kurun waktu tiga pekan ke belakang sudah terjadi dua kejadian pembegalan terhadap pengendara sepeda motor.

Korban rata-rata perempuan “glamor” yang suka memakai perhiasan saat keluar rumah. Karakter umum perempuan di kecamatan yang berada di belahan barat Kabupaten Tuban ini.

Modus pelaku umumnya yang dilakukan garong lainnya yakni membuntuti korban. Setelah sampai di tempat sepi atau daerah persawahan pelaku memepet korban dan langsung merenggut perhiasan korban.

Salah satu keluarga korban, berharap aksi pembegalan tak kian menjadi-jadi dan secepatnya bisa ditangkap dan diganjar hukuman setimpal karena membuat miris warga. Terutama bagi para kaum perempuan.

“Kalau ketahuan sebaiknya di-massa saja biar kapok,” ujar keluarga korban di Kecamatan Kerek yang mengaku tak melaporkan kejadian itu ke polisi, Rabu (15/04/2015) pagi.

Mereka beranggapan percuma melapor karena sudah sering terjadi pembegalan namun pelakunya tak pernah tertangkap.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Suharyono, mengimbau adanya kerjasama dari warga dengan aparat. Dia juga meminta warga lebih berhati-hati pada saat bepergian dan tidak menggunakan perhiasan secara berlebihan sehingga mengundang penjahat menjalankan aksinya.

“Kita berharap para korban mau melapor. Sebab keterangan dari korban bisa dijadikan petunjuk untuk menyelidiki kasus tersebut. Usahakan jangan bepergian sendiri. Bawa teman atau keluarga,” kata Suharyono mendampingi Kapolres Tuban AKBP Arif Guruh Darmawan, Rabu (15/04/2015) siang.

Berkaitan itu, sambung dia, saat Polres Tuban dan jajaran terus melakukan penyelidikan dan meningkatkan kegiatan patroli.

Terutama di daerah-daerah yang berpotensi terjadi pembegalan dan tindak kejahatan lainnya. Sepanjang tahun 2015 ini sudah terjadi enam kali aksi pembegalan. Separohnya sudah tertangkap. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author