Published On: Ming, Des 29th, 2013

Kebisingan PLTU Resahkan Warga

Share This
Tags

JENU

seputartuban.com – Aktivitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Awar-Awar, Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, membuat warga sekitarnya merasa terganggu. Pasalnya masyarakat mendengarkan kebisingan sejak Sabtu (28/12/2013) pagi sampai sore.

PLTU Tanjung Awar-awar

PLTU Tanjung Awar-awar

Kebisingan ini diduga berasal dari suara mesin produksi yang masih dilakukan uji coba. Suara itu bisa terdengar sampai radius sekitar 5 Km. Kerasnya suara bising seperti suara pesawat jet yang hendak meluncur. Kondisi ini membuat warga di ring 1 sangat terganggu. Terbukti dengan banyanya warga yang mengeluh dan takut dengan suara tersebut. Interval suara akan muncul setelah sekitar 5 menit, selama 1 menit lebih.

Santoso (29), warga Desa Wadung yang juga tokoh pemuda saat dikonfirmasi mengatakan bahwa suara bising sangat menakutkan warga. Karena tidak ada informasi jelas aktivitas perusahaan, warga takut dengan suara tersebut. Dikhawatirkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bahkan anak kecil menjadi takut dan menangis ketika suara bising tersebut terdengar.

“Kita sudah tanyakan pada pihak desa terkait pemberitahuannya. Namun belum ada pemberitahuan sebelumnya apabila akan dilakukan kegiatan tersebut. Kalau bisa dihilangkan atau dihentikan saja suaranya, ” harapnya.

Senada disampaikan Kepala Desa Jenggolo, Dwi Utomo, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa info yang didapatnya, suara bising juga disebabkan dari mesin pembersih. Sementara ini pihaknya belum bisa melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan. Banyak alasan mulai sulit dihubungi sampai tidak ada dilokasi perusahaan. “Kita sudah coba hubungi untuk mengurangi emisi mesin. Memang sangat menggangu. Saya belum menerima pemberitauan itu,” katanya.

Terpisah, Enginering PLTU Tanjung Awar-Awar, Danang, saat dikonfirmasi tidak memberikan jawaban. Bahkan saat akan masuk ke perusahaan untuk konfirmasi, terkendala petugas keamanan. Dengan alasanan, manajemen tidak bisa untuk ditemui. (han)

Facebook Comments

About the Author