Published On: Sel, Feb 9th, 2016

Kasus Pembuangan Bayi di Tuban Semakin Marak

JENU

TEGA : Polisi saat dilokasi penemuan mayat bayi

TEGA : Polisi saat dilokasi penemuan mayat bayi

seputartuban.com – Imlek 2016 diwarnai berita heboh penemuan jasad bayi di kawasan pantai Tuban, Senin (8/2/2016). Jasad ditemukan dalam kondisi terapung lengkap dengan ari-ari disisi utara monumen Pancasila Tuban. Diduga bayi tersebut sengaja digugurkan dari kandungan ibunya untuk menutup aib.

Kapolsek Jenu, AKP Frihamdeni menduga bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap diluar nikah. Karena tidak ingin menanggung malu, akhirnya digugurkan. “Petugas jaga kami menerima laporan itu dari masyarakat sekitar pukul 06:00 Wib. Hingga segera kami buktikan kebenaran dengan mendatangi lokasi yang disebutkan bersama dengan pihak Reskrim dan Ident Polres Tuban,” terangnya, Senin (8/2/2016) siang.

Dari hasil Visum luar yang dilakukan pihak Identifikasi Polres Tuban, diketahui bayi sengaja digugurkan. Berusia sekitar 6 bulan sampai 7 bulan, berjenis kelamin laki-laki, dengan panjang 27 cm. Masih lengkap dengan tali pusarnya.

Saat ditemukan posisi bayi terapung sekitar 20 meter sisi utara monumen Pancasila, simpang tiga atau sisi utara Rest Area Tuban. Dugaan sebelumnya sebelum dibuang, mayat tersebut lebih dulu diletakkan disebuah gentong yang terbuat dari tanah liat. Hal itu dibuktikan dengan ditemukan gentong tidak jauh dari mayat bayi. Kini mayat bayi itu di RSUD Dr. R Koesma Tuban untuk dilakukan visum. “Diperkirakan, janin itu belum lama dilahirkan karena kondisinya masih utuh dan tidak rusak.” pungkasnya.

Data seputartuban.com penemuan mayat bayi terjadi Senin (28/12/2015) pukul 22.30 WIB.  Salah satu warga Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban menemukan bayi di teras rumahnya. Berbeda, bayi ditemukan dalam kondisi hidup dan kini diasuh sementara oleh pemerintah sebelum dapat diadopsi.

Kemudian warga Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Sabtu (19/12/2015) pukul 05.30 WIB digegerkan penemuan bayi. Dalam kondisi diatas tumpukan sampah dan masih terdapat tali pusar serta ari-ari. Diduga usia bayi baru dilahirkan sehari, ditemukan warga setempat saat akan membuang sampah. Tidak jauh dari bibir pantai setempat dan sisi barat rumah makan ternama.

Jumat (20/3/2015) warga Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, digegerkan penemuan bayi laki-laki di teras rumah warga setempat. Jasad bayi laki-laki masih lengkap dengan tali pusar dibungkus plastik hitam diatas kursi depan rumah.

Kemudian Senin (28/4/2014), warga Dusun Dasin, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu menemukan bayi perempuan yang sudah meninggal dunia. Bayi yang diperkirakan berusia 6 sampai 8 jam itu ditemukan disisi utara mushola. Dalam kondisi dibungkus kain batik dan disampingya terdapat boneka Winnie The Pooh. Kematian bayi diduga akibat suhu dingin yang disebabkan angin laut.

Orok (janin bayi) ditemukan dalam sebuah ember di trotoar Jl. Martadinata, Tuban, Rabu (08/05/2013), sekitar pukul 18.15 WIB. Menurut saksi mata, sebelum ditemukan terdapat pasangan muda-mudi yang berpura-pura duduk santai. Setelah keduanya pergi, warga menemukan orok dibungkus plastik didalam ember.

Menurut warga, pasangan itu berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo. Laki-laki bertubuh kurus kecil, dengan memakai kaos dan helm merek INK warna putih. Sedangkan perempuanya memakai kaos kuning. Berperawakan tinggi dan menggunakan helm warna merah.

Pada Sabtu (21/12/2013), warga Desa Ngadipuro, Kecamatan Widang menemukan mayat bayi lengkap dengan ari-ari. Dibungkus dengan kantong plastik berwarna merah, jalan dekat persawahan.

Kejadian 2012 di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kamis (12/2/2012) berbeda. Bayi perempuan ditemukan warga dalam kardus mie instan di halaman rumah warga. Bayi yang diperkirakan berusia 1 hari itu  ditinggal dihalaman rumah warga Dusun Ngemplak.

Saat ditemukan pusar sang bayi masih nampak menempel. Bayi itu juga nampak terbalut popok bayi disertai satu kotak susu dan kain gombal sebagai alas. Dan secarik kertas yang berisi nama bayi serta pesan kepada pemilik rumah dengan menyebutkan namanya.

Dari seluruh peristiwa pembuangan bayi yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia, belum ada pelaku yang ditangkap hingga saat ini. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author