Published On: Jum, Mei 30th, 2014

Kasus Korupsi Desa Kepatihan Menunggu Jadwal Disidangkan

Share This
Tags

TUBAN

DIDUGA ADA MAIN: Bak burung bebas terbang dan berkeliaran di alam bebas, dua tersangka kasus dugaan korupsi kas Desa Patihan, Kecamatan Widang, senilai Rp 372 juta hingga kini masih belum ditahan oleh Kejaksaan Negeri Tuban.

Ilustrasi

seputartuban.com – Dugaan kasus korupsi yang menyeret 2 punggawa Pemerintah Desa Patihan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban memasuki babak baru. Dua terdakwa kasus dugaan korupsi senilai Rp 372 juta kini telah masuk di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Ketua Tim Penyidik Kejari Tuban, Rido Wanggono, Selasa (27/5/2014) menjelaskan berkas penetapan sudah diperiksa Pengadilan Tipikor Surabaya. “Sementara masih diperiksa terkait surat penetapan untuk dimulaianya persidangan, ” singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, 2 tersangka mantan Kades Mulyono dan Sekdes M Ainul Yakin belum dilakukan penahanan karena proses hukum memungkinkan keduanya masih bebas. Dan saat ini berkas kasus sudah dilimpahkan ke pengadilan tipikor pada Rabu (09/04/2014). Saat ini masih menunggu penetapan sidang dari Tipikor Surabaya.

Kasus ini mulai menuai polemik saat Sekdes Ainul Yakin menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) keuangan desa pada Agustus 2013 lalu. Warga menganggap sisa dana kas desa tidak dilaporkan secara terinci. Masyarakat menduga adanya ketidak beresan dalam pengelolaan kas desa yang dilakuk oleh Kades dan Sekdes tersebut. HANAFI

Facebook Comments

About the Author