Published On: Rab, Apr 16th, 2014

Kasus Kades Todongkan Airsofgun Masih Di Polisi

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com – Kasus penodongan senjata jenis airsofgun dengan terduga pelaku Kasmuri (45), Kepala Desa Trantang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban masih belum dilimpahkan oleh tim penyidik Satreskrim Polres Tuban. Karena masih dilakukan proses penyidikan untuk kelengkapan berkas pelimpahan perkara.

Inilah barang bukti yang berhasil disita Polisi dari pelapor

Inilah barang bukti yang berhasil disita Polisi dari pelapor

Kasatreskrim Polres Tuban, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Wahyu Hidayat, saat dikonfirmasi, Selasa (15/4/2014) mengatakan kasus ini masih dilakukan pemeriksaan saksi. Diantaranya saksi yang juga korban, Sakri (69), warga Dusun Pereng Tengah, Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Hasil sementara, korban telah mendapatkan kekerasan disertai ancaman oleh terduga pelaku dengan senjata Airsoftgun.

Penyidik juga memanggil beberapa keluarga korban dan terduga pelaku untuk dimintai keterangan. Namun dengan dalih berlum cukup bukti, kasus ini belum dapat dilimpahkan. Masih diperlukan pengembangan dan pendalaman kasusnya. “Masih dalam pemeriksaan lebih dalam, ” ujar Wahyu.

Terkait lamanya proses kasus ini, Wahyu menjelaskan bahwa pemeriksaan akan dilakukan secara teliti dan sesuai laporan yang diajukan. Hasilnya Polisi juga menjerat Pujianto (32), warga desa yang sama.

Diduga, Pujianto yang diduga turut serta mengancam korban dengan 2 senjata tajam berupa pedang dan bendo (pisau besar) saat datang ke rumah korban. “Belum dilimpahkan, masih didalami di Polres. Kita butuh bukti yang kuat dulu dn penyelesaian masalah, ” tegasnya.

Diketahui dari pemberitaan sebelumnya, kedua terduga pelaku terancam pasal 335 KUHP dengan ancaman dibawah 5 tahun. Untuk Pujianto terancam UU darurat No. 12 tahun 1951, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Kasus berawal saat kedua terdua pelaku saat dapat melamar anak korban mendapat penolakan disertai makian dari keluarga korban. Korban juga sempat menampar Lanjar (kakak Pujianto) yang saat itu sedang mengutarakan lamaran kepada putrinya yang bernama Siti Aisyah. (han)

Facebook Comments

About the Author