Published On: Sel, Nov 27th, 2018

Kasus Hujat NU, Inilah Motif Lain Pelaporan Kades Kablukan

seputartuban.com.TUBAN – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) melaporkan Kades Kablukan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban karena tindakan menghujat Kiai Nu maupun Banser di komentar salah satu postingan video di youtube. Atas perilaku dugaan ujaran kebencian atau penghinaan.

ilustrasi

Pelaporan yang dilakukan pengurus, bukan semata – mata demi tegaknya hukum, namun agar jelas apakah terlapor stress (gangguan jiwa) atau tidak. Karena beredar rumor bahwa sang Kades beberapa waktu terakhir nampak berperilaku berbeda. Saat ditanya pihak kecamatan juga nampak tidak normal. Sedangkan saat diperiksa di Polsek nampak biasa saja.

Ketua MWC NU Kecamatan Bangilan, Zubaidi menjelaskan Kades Kablukan sebenar sudah membuat surat pernyataan permohonan maaf. Namun jika tidak dilaporkan, dikhawatirkan akan berbuntut panjang. Mengingat warga NU berada di seluruh Indonesia ada. Apalagi komentarnya dirasa sangat melukai.

“Proses hukum tetap dilanjutkan meskipun sudah ada permintaan maaf secara tertulis. Kalau untuk permintaan maaf dari masyarakat desa sini (Desa Kablukan) sudah memaafkan. Tapi yang dari jauh kita tidak tahu,” ungkapnya belum lama ini.

Hasil komunikasi dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC. NU) Tuban, MWC NU Kec. Bangilan disarankan agar melapor ke Polisi. “Jadi solusi dari PC untuk meredam suasana, harus dilakukan pemeriksaan medis, untuk membuktikan apakah Kades benar-benar stres atau tidak,” imbuhnya.

Sebagian masyarakat hingga saat ini juga belum dapat memastikan, karena belum memiliki bukti kuat apakah terlapor dalam kondisi normal atau tidak. “Dan satu-satunya jalan ya harus ditangani oleh Polres. Kalau memang stres ya gimana penanganannya dan kalau memang nggak ya dari pihak Polres gimana penanganannya. Karena Untuk meredam suasana ini harus pihak Kepolisian yang menangani,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono memastikan kasus ini masih ditangani jajaran nya. “Kasus ini masih dalam pemeriksaan,” tegasnya.

Diketahui, Kades Kablukan, Kec. Bangilan, SE, sebelumnya berkomentar dalam postingan di youtube. Dia menghuat dan memakai NU dan menantang Banser. Tidak hanya itu, dia juga menantang dengan menyebut jabatan dan alamatnya dengan jelas. Setelah itu, menjadi ramai dan akhirnya dimediasi oleh beberapa pihak untuk membuat surat pernyataan dihadapkan pengurus MWC NU Kecamatan Bangilan.

Kades dikenal jarang bersosialisasi dengan masyarakatnya. Hingga saat ini belum diketahui motif yang melatarbelakangi tindakannya. Serta aliran apa yang dia anut sehingga menyebabkan ada sentimen kepada NU dan Banser. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

komentar dengan santun

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>