Published On: Sel, Okt 25th, 2016

Karaoke Masih Menjamur, Dewan Sebut Kinerja Sat Pol PP Belum Maksimal

TUBAN

seputartuban.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban menyebut kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Pemkab Tuban belum maksimal. Karena karaoke ilegal masih banyak beroperasi dan aman-aman saja. Buktinya, aktivitas karaoke tak berizin yang banyak bertebaran diwilayah pinggiran tuban masih menjamur.

MENJAMUR : Anggota Sat Pol PP Pemkab Tuban saat melakukan razia karaoke

MENJAMUR : Anggota Sat Pol PP Pemkab Tuban saat melakukan razia karaoke

Menurut anggota Komisi B DPRD Tuban, Cancoko mengatakan bahwa akibat kurang maksimalnya penindakan tersebut nengakibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban merugi. Hal itu disebabkan karena seluruh tempat karaoke tak berizin itu tidak berkontribusi pada Pajak Asli Daerah (PAD). Selain itu juga memiliki dampak negatif sosial lainya, karena keberadaanya tidak mendapat pembinaan dan pengawasan yang memadahi.

“Sekitar 40 tempat karaoke, dan itu tersebar dimasing-masing kecamatan wilayah pinggiran. Jika dilogikakan, dari 40 karaoke ilegal itu kita sudah dirugikan berapa,” terangnya Senin (24/10/2016) siang.

Menurut politisi muda asal Partai Demokrat itu mengatakan saat ini di Kabupaten Tuban terdapat 11 tempat karaoke yang sudah memiliki izin. Sedangkan  karaoke ilegal berjumlah sekitar 40 lebih, dan seluruhnya tersebar beroperasi di Desa Bulumeduro, Kecamatan Bancar. Desa Sawir Kecamatan Tambakboyo, Desa Rengel, Desa Kebonagung, Kecamatan Rengel. Desa Sendangharjo, Desa Pacing Kecamatan Parengan.

Selain merugikan Pemkab Tuban, keberadaan karaoke ilegal tersebut jelas-jelas merugikan tempat karaoke lain yang sudah berizin. “Kalau ini dibiarkan tanpa ada kontrol, maka jelas yang dirugikan adalah pemerintah daerah, dan pemilik karaoke berizin,” lanjutnya.

Menanggapi hal itu. Kepala Bidang Penegak Peraturan dan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Tuban, Wadiono mengatakan bahwa untuk memaksimalkan penindakan pihaknya sudah berupaya berkordinasi aktif dengan jajaran Polsek. “Kami berkordinasi dengan muspika, kabar ini juga sudah saya share (bagi) ke Polres dan Polsek. Mudah-mudahan segera ditindaklanjuti untuk menuntaskan permasalahan karaoke ilegal,” tegasnya.

Kordinasi tersebut dilaksanakan selain untuk mengajak bersama-sama memberikan tidakan tegas. Juga saling memberikan informasi jika mengetahui keterlibatan oknum petugas dibalik kerapnya razia yang dilaksanakan tidak membuahkan hasil.

Dia tidak memungkiri jika keberadaan praktik karaoke pinggiran yang masih beroperasi tanpa izin tersebut menyuburkan praktik pungli. Sedangkan upaya memangkasnya, ia menegaskan agar segera melapor terhadap petugas bilamana mengetahui praktik tersebut.

“Mohon jika mengetahui keterlibatan oknum yg berada dibalik bandelnya para pemilik karaoke untuk segera diinfokan, pak Kapolres dan Kapolsek pun berpesan begitu,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author