Published On: Sab, Jun 24th, 2017

Kapolres Tuban Terima Penghargaan Adat Dari Pendekar Tuban

seputartuban.com, MONTONG – Dipenghujung Ramadan 1438 Hijriah,  Kapolres Tuban,  AKBP Fadly Samad menerima penghargaan adat dari para pendekar Tuban Selatan.  Kamis (22/06/2017) di Desa Guwoterus,  Kecamatan Montong,  Kabupaten Tuban.

Jagongan Kamtibmas Bersama Lintas Pendekar

Dihadapan perwakilan tokoh lintas organisasi dari Kecamatan Montong,  Kecamatan Singgahan,  Kecamatan Kerek,  Kecamatan Bangilan,  Kecamatan Parengan, Kecamatan Soko,  Kecamatan Senori,  Kapolres Tuban menerima penghargaan dari Pendekar Siaga.  Karena dinilai aktif dalam berbagai kegiatan sosial.

Penghargaan yang diserahkan pada acara Jagongan Kamtibmas yang dihadiri lebih dari 140 pendekar itu sudah melalui proses diskusi panjang.  Para penggerak Pendekar Siaga yang terdiri dari Persaudaraan Setia Hati Terate,  IKS PI Kera Sakti, Margaluyu 151 dan Bunga Islam memutuskan memberikan penghargaan itu.

HASIL KARYA : Salah satu Dewan Pengawas Pendekar Siaga, Kholik Yuliamin menyerahkan cinderamata hasil pengembangan ekonomi para pendekar kepada Kapolres Tuban,

Karena Kapolres selama berdinas di Tuban ini sudah aktif membina dan mewujudkan pendekar menjadi bernilai tambah.  Diantaranya menjadi Polmas juga bersama para pendekar melakukan pembangunan rumah warga miskin berbasis masyarakat murni.  Selain itu,  secara pribadi maupun kedinasan,  AKBP Fadly Samad aktif turun ke masyarakat memberikan bantuan.  Tidak jarang justru jadi penggerak utamanya.

“Kita tidak mudah memberikan penghargaan ini. Kita secara moral bertanggungjawab dengan penghargaan yang kita berikan. Bapak Kapolres kita beri penghargaan karena memang beliau layak menerima itu,” ungkap Koordinator Pendekar Siaga, Hery Prasetyo.

Dalam pengarahannya Kapolres memberikan semangat kepada para pendekar untuk berbuat lebih agar memiliki nilai manfat kepada orang lain.  Kebaikan dan memberikan manfaat tersebut tidak perlu menunggu jadi orang besar.

“Tidak perlu menjadi matahari terlebih dahulu untuk bermanfaat bagi orang lain.  Namun bisa menjadi lilin,  meski hanya mampu menerangi beberapa orang.  Tapi kalau lilinya banyak bisa menerangi dunia,”  katanya.

Dia berharap agar muncul Pendekar-pendekar siaga ditempat lain.  “Seperti yang dilakukan Pendekar Siaga,  punya tenaga bantu tenaga dan mengorbankan waktunya mencari rumput maupun berkebun.  Itu sangat mulia,” imbuhnya.

BERSAMA MENGUATKAN : Kapolres Tuban bersama lintas Pendekar menyerahkan rumah layak huni yang pembangunanya berbasis masyarakat kepada Suwarno didampingi istri dan anaknya

Diketahui hadir dalam acara itu juga dilakukan penyerahan simbolis rumah layak huni hasil kerja para pendekar dan masyarakat, yang didukung penuh oleh sejumlah pihak serta Kapolres Tuban. Suwarno, warga Dusun Ngindahan, Desa Guwoterus bersama istri dan anaknya hadir dan menerima langsung dari Kapolres. Dalam bentuk foto gabungan dari kondisi rumah awal, proses pembuatan hingga kondisi selesai dibangun seluruhnya terpampang.

Diharapkan pola kepedulian sosial ini juga dilakukan para pendekar di wilayah lainya. Dengan menggali potensi diri, wilayah untuk melakukan pengabdian langsung kepada masyarakat, khsusunya kurang mampu.

Selain pendekar dari 4 organisasi diatas,  juga hadir tokoh Pengurus Anak Cabang (PAC)  sejumlah kecamatan.  Serta Muspika Montong, tokoh masyarakat  dan tokoh agama. RHOFIQ SUSYANTO

Facebook Comments

About the Author