Published On: Sel, Apr 21st, 2015

Kapolres Tuban Blusukan Anti Korupsi Dana Desa

TUBAN

NAMPAK CERIA : Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan saat memasuki halaman Mapolres Tuban

NAMPAK CERIA : Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan saat memasuki halaman Mapolres Tuban

seputartuban.com – Besarnya dana desa yang digelontorkan pemerintah kepada Pemerintah Desa bisa saja jadi persoalan hukum jika tidak digunakan sesuai ketentuan. Diperlukan pemahaman yang memadahi terkait penggunaan anggaran maupun Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) agar Kepala Desa (Kades) dan perangkatnya tidak terjerat hukum.

Menyikapi hal ini, Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan melakukan pendidikan anti korupsi yang melibatkan Bagian Hukum Pemkab Tuban dan Kejaksaan Negeri Tuban. Program yang suda dijalankan tiap hari kamis dengan keliling desa ini melibatkan Kepala Desa (Kades) dan perangkatnya.

“Kalau sudah kita lakukan sosialisasi, mereka nantinya tidak bisa beralasan bila ada yang tersangkut kasus korupsi,” jelas Kapolres, Senin (20/04/2015) saat dihubungi melalui ponselnya.

Kapolres menyarankan jika Kades masih belum paham tentang UU Tipikor dapat berkonsultasi. Diharapkan dengan kegiatan ini tidak ada Kades atau perangkat desa yang berurusan dengan hukum karena ketidak tahuan UU Tipikor. Selain itu dengan pendidikan ini, Dana Desa digunakan tepat sasaran, sehingga program pemerintah dilaksanakan dengan maksimal.

“Kita berharap para Kades selalu berkoordinasi atau konsultasi dengan bagian hukum Pemkab Tuban bila ada kesulitan,” sambungnya.

Beberapa waktu terakhir, sejumlah Kades di Kabupaten Tuban berurusan dengan hukum karena diduga melakukan korupsi. Sebagian besar karena pengelolaan keuangan desa yang tidak sesuai ketentuan.

Diketahui, dari 311 desa yang tersebar di 20 kecamatan se Kabupaten Tuban akan memperoleh dana desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp. 80,8 miliar. Dana ini belum termasuk bagi hasil pajak, alokasi dana desa, alokasi dana desa kusus maupun dana pendapatan asli desa. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author