Published On: Sab, Jul 15th, 2017

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Peternak Rugi Ratusan Juta

seputartuban.com, PLUMPANG – Usaha peternak ayam potong senilai ratusan juta di Dusun Kajangan, Desa Magersari, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Sabtu (15/7/2017) sekitar pukul 04.30 WIB ludes terbakar. Material bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan menghanguskan kandang hingga seisinya ribuan anak ayam.

SIGAP :Anggota Polsek Plumpang saat di lokasi kejadian

Informasi dari Polsek Plumpang menyebutkan kebakaran kandang tersebut milik Tasmani (49), yang juga Kepala Dusun Kajanga itu diketahui awalnya oleh pemiliknya sendiri. Menjelang pagi, dia mendengar suara dari kandang ayam miliknya. Kemudian diperiksa dan diketahui api menyala dari meteran listrik yang menempel di kandang.

Kemudian dia berteriak kebakaran bermaksud meminta tolong. Dibantu ketiga pekerjaanya dan warga sekitar, upaya pemadam api yang dilakukan tidak berhasil. Karena bangunan dari material yang mudah terbakar membuat pemadaman yang dilakukan tidak cukup berarti. Api tetap membara membakar kandang.

Selajutnya korban menghubungi petugas Polsek Plumpang. Kemudian dia petugas jaga menghubungi pemadam kebakaran (PMK) Pemkab Tuban. Selang waktu sekitar 30 menit PMK datang di lokasi kejadian dan memadamkan api. Namun karena kandang ayam terbuat dari kayu mudah terbakar dan tidak dapat diselamatkan, 2 bangunan kandang ludes terbakar.

“Anggota kami sudah melakukan reaksi cepat dengan menghubungi petugas PMK. Namun karena bangunan dari kayu membuat api cepat membakar bangunan. Selain itu anggota sudah datang ke lokasi untuk membantu pemadaman dan mengamankan bukti kebakaran, ” kata Kapolsek Plumpang, AKP Budi Friyanto, Sabtu (15/7/2017) sore.

Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian ratusan juta. Karena 28,000 ekor anak ayam ludes. Juga 8 unit blower dan 1 unit genset. “Diduga kebakaran tersebut akibat dari konsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Ditaksir kerugian rgurang lebih Rp. 300.000.000,” pungkas Kapolsek. Nal

Facebook Comments

About the Author