Published On: Jum, Okt 14th, 2016

“Kampung Karnopen” Deklarasi Anti Narkoba

TUBAN

seputartuban.com – Sebagai penegasan penolakan warga terhadap sebutan Kampung Karnopen, masyarakat Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Kamis (13/10/2016) pagi mendeklarasikan Anti Narkoba. Bahwa wilayahnya bebas dari perdaran Narkoba.

KOMPAK : Penandatanganan nota kesepakatan bersama Kampung Anti Narkoba disaksikan Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad

KOMPAK : Penandatanganan nota kesepakatan bersama Kampung Anti Narkoba disaksikan Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad

Dalam deklarasi yang dihadiri masyarakat, tokoh agama, hingga pihak pemerintah kelurahan, aparat TNI, dan Polri tersebut satu barisan untuk melawan peredaran Narkoba. Turut serta aktif melakukan pantauan, serta bertindak tegas atas peredaran Narkoba.

Sanksinya, jika terdapat warga menjadi pengedar, maka akan dikucilkan. Atau tidak lagi dianggap sebagai masyarakat setempat. Bahkan akan melakukan pengusiran dari kampung tempat tinggalnya. Peraturan tersebut bakal dicantumkan didalam peraturan kelurahan.

“Kami mendukung sepenuhnya tentang antusiasme masyarakat yang turut berpartisipasi memerangi Narkoba. Harapan saya komitmen ini benar-benar dilakukan sebagai kerja nyata, dan benar-benar diimplementasikan,” Terang Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad usai kegiatan. Kamis, (13/10/2016).

Kapolres mengingatkan agar masyarakat tidak gegabah dan bertindak semena-mena jika mendapati warga ada yang menjadi pengedar. Agar insiden di Kecamatan Palang, tidak terjadi di Kelurahan Kingking.

Yakni setelah melakukan deklarasi bebas Narkoba, warga bertindak sendiri. Dengan cara mendatangi rumah warga yang diduga sebagai bandar Karnopen. Saat pemilik rumah tidak ada, warga kemudian masuk dengan cara merusak gerbang rumah serta pintu rumah tanpa seizin pemilik kemudian melakukan penggeledahan.

Masih menurut Kapolres, tindakan tersebut berawal dengan izin hanya melaksanakan deklarasi anti narkoba. Namun praktiknya, usai melakukan deklarasi masyarakat bergerak sendiri.

“Ada 8 rumah yang dimasuki. 2 rumah didapati ditemukan barang bukti, sedangkan 6 rumah lainya tidak ditemukan barang bukti. Mereka benar, tapi caranya yang tidak benar karena melakukan perusakan,” lanjutnya.

Untuk mewujudkan sebagai wilayah bebas narkoba, masyarakat diminta agar menerapkan 5 hal diantaranya pencegahan, penindakan dengan cara pengamatan detail. Represif atau upaya memberhentikan peredaran dengan cara melaporkanya kepada petugas berwajib. Akuratif atau pengendalian akibat dampak sosial. Serta rehabilitatif sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tak terulang.

“Untuk menyelaraskanya, kami akan menempatkan petugas jaga diwilayah setempat. Selain itu akan dilakukan patroli rutin baik melibatkan petugas berseragam hingga petugas berpakaian preman,” pungkasnya.

Diketahui, dari peta peredaran narkoba di Kabupaten Tuban wilayah Kecamatan Tuban merupakan daerah rawan peredaran Karnopen kedua setelah wilayah Kecamatan Palang. Sedangkan peradaran obat obatan jenis sabu-sabu, beberapa wilayah yang dikategorikan sebagai daerah rawan ialah Kecamatan Jatirogo, Kecamatan jenu, dan Kecamatan Widang. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author