Published On: Sab, Mei 7th, 2016

Kambang Putih Disewakan Rp. 127 Juta Tiap Tahun

TUBAN

seputartuban.com – Tempat wisata kambang putih kawasan terimal wisata di Desa Sugihan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, disewakan sebesar Rp. 127 juta tiap tahun selama 5 tahun.

Raker Komisi B membahas pengelolaan TWT yang dikerjasamakan

Raker Komisi B membahas pengelolaan TWT yang dikerjasamakan

Tempat wisata itu akan dikelola oleh investor yaitu PT Cahaya Ananta dari Kabupaten Pati. Lokasi wisata yang disewakan seluas 5 hektar yang berada disebelah utara TWT.

Kepala Dinas Perekonomian dan Pariwisata Tuban, Farid Ahmadi mengatakan bahwa saat ini masih dilakukan penyempurnaan kontrak kerjasama dan perjanjian kerjasama. Setelah semuanya selesai, maka wisata tersebut akan dibangun fasilitas yang dapat menarik perhatian pengunjung.

“Selama ini kita terkendala anggaran untuk penyediaan destinasi dilokasi wisata sehingga tidak bisa berkembang,” katanya usai Raker dengan Komisi B DPRD Tuban, Rabu (4/5/2016).

Menurut Farid, dalam pengelolaan wisata itu ada 3 aspek yang dilakukan yaitu destinasi yang menarik. Yakni transportasi yang mudah dijangkau dan promosi. Ketiganya harus terintegrasi bila ingin wisata itu berjalan dengan baik. Dengan dilakukan kerjasama dengan pihak ketiga tersebut dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata. “Kita berharap Tuban menjadi tujuan wisata,” harapnya.

Direncanakan lokasi wisata itu akan disewakan dengan harga Rp 127 juta pertahun dan selama 5 tahun. Selama ini, pendapatan beberapa tahun dari tempat itu terus mengalami penurunan. Mulai dari Rp. 30 juta per-tahun turun menjadi Rp. 20 juta dan terakhir Rp. 15 juta.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Tuban, Karjo mengatakan bahwa yang menjadi kendala tidak berkembangnya wisata di Tuban selain tidak adanya konsep yang jelas juga belim memiliki Ripda. Padahal potensi wisatanya melimpah dan dapat dijadikan sumber PAD. “Kita akan terus dorong agar pariwisata di Tuban bisa berkembang tidak seperti saat ini saja,” jelas Karjo.

Menurutnya, Tuban masih belum memanfaatkan produk-produk unggulan yang ada. Untuk bisa mengembangkan wisata Pemkab tidak bisa berjalan sendiri. Membutuhkan kerjasama seperti dengan biro perjalanan, perhotelan dan juga masyarakat.

“Produk-produk lokal harus dimanfaatkan dan dikembangkan, dan juga menarik para investor wisata untuk diajak kerjasama,” harapnya. MUHLISHIN

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos