Published On: Sen, Apr 21st, 2014

Kades Ring 1 PT SI Gagal Tekan Balai Lelang

Share This
Tags

TUBAN

GAGAL HAMBAT: Suasana proses lelang afal PT Semen Indonesia yang digelar di Hotel Mustika Tuban (21/04/2014)

GAGAL HAMBAT: Suasana proses lelang afal PT Semen Indonesia yang digelar di Hotel Mustika Tuban (21/04/2014)

seputartuban.com-Pelaksanaan proses lelang afal milik PT Semen Indonesia (PT SI) yang digelar di Hotel Mustika, Senin (21/04/2014) berjalan alot dan gagal mencapai kata sepakat.

Alotnya proses lelang itu lantaran masih terjadi polemik antara kepala desa (kades) warga ring 1 dan balai lelang Star Auction Surabaya serta PT SI sendiri. Belum disepakatinya proses lelang ini akibat kades ring 1 menolak mekanisme yang ditetapkan karena dianggap tidak tranparan. Ada kesan pengumuman lelang itu telah direkayasa sehingga membuka peluang terjadi monopoli. Singkat kata mucul anggapan pemenang sudah diatur sejak awal.

Dalam acara jajak pendapat yang diwakili Kades Karanglo, Kecamatan Kerek, Sunandar menjelaskan bahwa dalam proses lelang terdapat banyak kecurangan. Diantaranya, perusahaan dianggap tebang pilih dalam menguasakan lelang kepada balai lelang. Sehingga, pemenang tender afal selalu diraih satu pihak saja.

Menurut Sunandar, proses lelang jelas-jelas tidak sesuai dengan aturan sehingga membuat pihaknya tidak bisa mengikuti lelang yang dijadwalkan hari ini. Ketidak berpihakan tersebut membuat dirinya tidak sepakat apabila lelang tetap dilanjutkan. Untuk itu, Sunandar meminta agar dilakukan penundaan dengan harapan agar peserta lelang bisa diikuti banyak peserta.

“Sekarang tergantung pendapat panitia lelang, mau bagaimana. Kalau memang tetap dilakukan, kita meminta persetujuan PT SI agar mencari solusi,” tandas Sunandar.

Namun perwakilan Balai lelang Star Auction, Gatot bersikukuh bahwa proses lelang sudah berjalan sesuai aturan. Mulai pengumuman, open house dan persyaratan administrasi sudah diselesaikan.

“Apapun yang terjadi lelang akan terus dilanjutkan. Lelang sudah berjalan, silahkan kalau melihat prosesnya. Kami akan tetap melanjutkannya,” kata Gatot.

Karena terus diprotes kades di kawasan ring 1 akhirnya perwakilan balai lelang kabur meninggalkan acara yang dibanjiri hujan protes dan interupsi tersebut. Meski begitu upaya kades ring 1 yang berjuang meluruskan proses yang dianggap bengkok itu tak membuahkan hasil.

Terbukti lelang terus berjalan sesuai yang dijadwalkan. Lelang akhirnya dimenangkan Abu Hasan, seorang rekanan yang selama ini telah banyak melakukan pekerjaan proyek di lingkunga pabrik semen terbesar Tanah Air tersebut. HANAFI

Facebook Comments

About the Author