Published On: Kam, Jun 16th, 2016

Kabupaten Tuban Kurang Cocok Beternak Sapi Perah

TUBAN

seputartuban.com – Kurang menguntungkannya beternak sapi perah menyebabkan sejumlah peternak beralih menjadi peternak sapi potong. Hal itu menyebabkan penurunan jumlah sapi perah di Kabupaten Tuban hingga saat ini cukup tinggi.

Aktivitas pasar sapi

Aktivitas pasar sapi

Data Dinas Pertanian  (Dispertan) Kabupaten Tuban, pada akhir 2015 jumlah populasi sapi perah di Tuban tinggal 192 ekor. Padahal pada tahun sebelumnya populasi sapi perah di Tuban capai 443 ekor. Terlihat penurunan jumlah sapi perah yang capai dua kali lipat lebih. Dengan produksi susu pada tahun 2014 capai 278.830 liter per tahun namun pada Tahun 2015 hanya mampu produksi 140.630 liter. Maka produksi susu sapi perah kabupaten Tuban juga mengalami penurunan.

Kabag Humas dan Media Setda Tuban, Teguh Setyobudi, menyampaikan bahwa kabupaten Tuban memang kurang cocok untuk beternak sapi perah. Untuk bisa memproduksi susu secara maksimal sapi perah tersebut harus berada di suhu yang dingin. “Daerah dengan produksi susu sapi yang tinggi sebagian besar daerah dengan suhu yang dingin, seperti Malang,” katanya, Selasa (14/6/2016).

Karena suhu yang panas atau faktor geografis wilayah Tuban yang tidak mendukung tersebut, bisa saja menjadi penyebab produksi susu yang rendah. Sehingga sangat wajar banyak peternak sapi perah yang beralih menjadi peternak sapi potong.

Walaupun demikian, Teguh juga menyampaikan bahwa populasi peternakan di Kabupaten Tuban tetap yang terbesar kedua di Jawa Timur, dengan memiliki populasi ternak sapi sekitar 325 ribu ekor sapi. “Pemkab menargetkan capaian jumlah populasi sapi harus separuh dari jumlah penduduk Tuban,” pungkasnya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author