Published On: Sab, Apr 26th, 2014

Pencairan Sertifikasi Guru PNS Amburadul

Share This
Tags

protes-sertifikasi.jpgPROTES: Seorang perwakilan guru menanyakan sertikasi triwulan ketiga yang belum cair.

TUBAN

seputartuban.com – Rencana pencairan tunjangan sertifikasi guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) trriwulan pertama di Tuban menuai protes karena tidak merata.

Sebab, pencairan itu tidak sesuai dengan data guru yang telah lolos uji kompentisi guru dan mendapat setifikasi yang telah dikirim melalui operator pendataan sekolah (OPS). Akibatnya, sebagian guru dipastikan tidak menerima kucuran sertifikasi..

Salah satu Kepala SMP di Kecamatan Palang, Tuban, menyatakan kecewa atas telatnya pencairan sertifikasi karena kesalahan data..

Padahal daftar pengajuan pencairan sudah dilakukan di setiap sekolah. Dan sebagian tunjangan guru lainnya sudah cair.

“Sebagian sudah ada yang cair. Namun masih ada 500 guru yang belum menerima,” kata Kepala SMP tersebut usai meminta klarifikasi di kantor Disdikpora Tuban.,

Hanya sayangnya, upaya itu gagal memperoleh jawaban yang diinginkan. Fakta ini tak pelak yang telah mengikuti pendidikan latihan dan profesi guru (PLPG) resah. Mereka takut dana sertifikasi yang sudah ditunggu-tunggu tidak cair.

Sementara seorang pendidik di Kecamatan Merakurak selaku operator data guru sertifikasi disekolahnya, mengatakan sudah mengikuti prosedur yang ada. Yakni mulai input data sampai cara pengiriman.

Kendalanya, pengiriman sulit dilakukan buruknya sinyal internet. Selain itu, besarnya data membuat pengiriman sering terganggu. “Banyak datanya, sudah sesuai petunjuk, tapi aplikasinya sulit, ” kata guru olahraga ini.

Dia menjelaskan, aplikasi data sangat rumit. Sehingga tertundanya pencairan diduga akibat tidak diterimanya data sertifikasi oleh operator di Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas).

Selain itu juga kurangnya sosialisasi dan pengarahan dari Disdikpora. Banyak guru bersertifikasi salah dalam penerapan dan kelengkapannya.

“Katanya kalau data kurang falid tidak diterima. Ini harus dijelaskan oleh dinas apa kekurangan dan yang harus diperbaiki, ” lanjutnya.

Sementara itu, salah satu Kepala Seksi (Kasi) di Bidang Ketenagakerjaan, Disdikpora Tuban, menjelaskan bahwa kasus ini sangat banyak penyebabnya. Tidak hanya masalah operator saja, melainkan faktor kurangnya data guru juga menjadi penyebab tertundanya pencairan.

“Kalau masalah itu langsung ke pak tris saja atau ke kabid. Saya tidak bisa menjelaskan detail, ” ucap perempuan paruh baya itu.

Terkait jumlah sertifikasi guru yang sudah bisa dicairkan, dirinya juga enggan memberikan data. Alasannya, data masih belum valid dan harus seijin pejabat berwenang dulu. “Saya tidak mau Mas, datanya ke Kabid saja, ” ungkapnya. HANAFI.

Facebook Comments

About the Author