Published On: Sab, Jun 4th, 2016

Jengkel Dimarahi, Ibu 5 Anak Bacok Suami

TUBAN

seputartuban.com – Kesal jadi ajang pelampiasan amarah saat mabuk, Jamiati (58) ibu rumah tangga asal Dusun Krajan, Desa Penambangan, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, tega membacok suaminya hingga ususnya keluar. Ibu lima anak tersebut mengaku kesal, lantaran hampir sejak 5 tahun terakhir, hampir setiap malam selalu dipukul suaminya. Bahkan beberapa waktu lalu sempat dilempar piring dan dilempar televisi yang baru dibelinya serta digedorkan kepalanya ke tembok jika melawan.

TEGA : Tersangka istri membacok suami saat di Mapolres Tuban bersama Kapoles dan Wakapolres

TEGA : Tersangka istri membacok suami saat di Mapolres Tuban bersama Kapoles dan Wakapolres

Peristiwa pembacokan tersebut terjadi pada Kamis, (19/5/2016) sekitar Pukul 22.50 WIB usai terjadi cekcok hebat di rumahnya, setelah mengetahui suami akan tidur tersangka dia membacok menggunakan sabit kearah perut.

Pembacokan dilakukan berulang ulang hingga usus sang suami nampak. Akibat sabetan beberapa kali, sang suami menderita luka sayatan pada kepala bagian tengah dengan panjang 1,5 cm dan kula terbuka pada perut sebelah kiri dengan panjang 7 Cm lebar 2 cm. “Tersangka ini dalam aksinya menggunakan senjata tajam jenis sabit bergagang kayu yang digunakanya mencari rumput,” terang Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad, Jumat (3/5/2016).

Sempat terjadi berebut sabit  antara suami dan istri paruhbaya itu. Namun istri yang sedang naik pitam tetap berhasil mengalahkan suaminya hingga akhirnya tersungkur bersimbah darah.

Sedangkan sang istri, karena panik akibat perbuatanya ia bergegas berlari keluar dan segera mengabarkan apa yang baru saja dilakukanya kepada Winoto (55), Mukasri (68), dan Karmani (42) tetangganya. “Korba segera dirujuk ke RS. Medika untuk segera mendapatkan pertolongan medis dan menjalani perawatan sejak Kamis. (19/5/2016) dan baru di izinkan pulang pada Rabu, (25/5/2016),” lanjut Kapolres.

Akibat perbuatan penganiayaan tersebut, tersangka diancam dengan pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 2 tahun 8 bulan. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author