Published On: Rab, Sep 19th, 2012

Jelang Sedekah Bumi, Juru Kunci Tewas Ditempat Keramat

Share This
Tags

Penulis : Pito Suwarsono

PLUMPANG

seputartuban.com – Menjelang sedekah bumi, warga Dusun Pakis, Desa Penidon, Kecamatan Plumpang digegerkan peritiwa meninggalnya juru kunci sumur punden setempat, Rabu (19/09/2012). Peristiwa ini terjadi saat pembersihan sumur dan diguga menghirup gas karbon dioksida sebuah diesel penyedeot air.

Sobrah (48), sang juru kunci meregang nyawa saat hendak membersihkan sumur punden dengan menguras air di dalam sumur. Dengan menggunakan diesel, karena macet dan air tidak keluar korban akhirnya turun ke dalam sumur dengan kondisi diesel masih menyala didalam sumur.

Namun selang dua puluh menit kemudian, korban berteriak teriak meminta tolong karena mengalami sesak nafas. Oleh warga yang lain korban disuruh naik, namun baru separo menaiki tangga korban akhirnya terjatuh ke dasar sumur sedalam sebelas meter tersebut.

Salah satu warga, Thohir warga menolong korban, dengan tubuh korban ditarik ke atas sumur dengan menggunakan tali tampar. Setelah berhasil di evakuasi dari dalam sumur, sayang nyawanya tidak tertolong dan korban akhirnya tewas. “korban masuk sumur karena airnya macet tidak keluar, 3 orang diatas terus korban naik tangga terjatuh, mungkin karena sudah keracunan,” tuturnya.

Petugas identifikasi dari Polres Tuban melakukan visum terhadap jasad korban tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan. Korban tewas diduga akibat menghirup gas karbon dioksida dari mesin diesel yang masih menyala didalam sumur

Kapolsek Plumpang, AKP Mundi Hartono, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa keeskan harinya, dilokasi tersebut akan dihelat sedekah bumi. Sehingga oleh juru kunci dan warga setempat lokasi yang dikeramatkan tersebut dibersihkan. Termasuk didalam sumur dibersihkan dengan bantuan mesin diesel penyedot air. “itu sumur dibersihkan karena besok mau diadakan ritual sedekah bumi,” jelasnya.

Foto : Lokasi sumur, lokasi kejadian meninggalnya juru kunci

Facebook Comments

About the Author