Published On: Jum, Mei 30th, 2014

Jelang Ramadhan Sembako Menggeliat Naik

TUBAN

SIAP-SIAP: Salah satu pedagang sembako di Pasar Tradisonal Tuban, Jumat (30/05/2014) pagi.

SIAP-SIAP: Salah satu pedagang sembako di Pasar Tradisonal Tuban, Jumat (30/05/2014) pagi.

seputartuban.com–Tren kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) jelang bulan puasa yang tinggal beberapa minggu lagi tak bisa dihindarkan. Sejumlah harga komoditas pasar seperti bawang, telur dan lainnya mulai merangkak naik.

Menurut beberapa pedagang, hal ini dipengaruhi banyaknya permintaan yang tidak sesuai pasokan. Selain itu even tahunan seiring datangnya bulan ramadhan juga menjadi pemicu utama terhadap kenaikan sembako di Kabupaten Tuban.

Seorang pedagang sembako di Pasar Tradisional Tuban, Wahyuni, memperkirakan saat bulan puasa nanti harga kebutuhan dapur akan semakin meroket. “Karena pada tahun-tahun sebelumnya kondisi serupa juga sering terjadi,” kata perempuan asal Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak inikepada seputartuban.com, Jumat (30/05/2014).

Dia menyebutkan, sampai saat ini harga telur yang sebelumnya Rp 15 ribu per kg sekarang menyentuh Rp 18.500, bawang merah dari harga normal Rp 10 ribu per kg menjadi Rp 15 ribu, bawang putih dari Rp 10 ribu  menjadi Rp 13 ribu per kg. Begitu pula harga cabai rawit yang kemarin Rp 8 ribu per kg kini menjadi 10 ribu, cabai kriting Rp 13 ribu per kg kini 16 ribu dan cabai merah besar dari Rp 19.500 per kg menjadi Rp 25 ribu.

Sementara untuk harga kubis awalnya Rp 5.500 per kg sekarang Rp 7.500, wortel Rp 6.000 per kg kini menjadi Rp 8 ribu, kentang dari Rp 8.500 per kg menjadi Rp 10 ribu.

“Memang kenaikan harga ini sudah mulai terjadi dalam beberapa minggu terakhir,” ucap wanita beranak satu ini.

Sedangkan salah satu pembeli, Nurjannah, mengaku kenaikan harga kebutuhan dapur memang sudah mulai terasa. Kata dia, hal ini adalah gejala rutin tahunan yang tak bisa dilawan. Hanya saja, saat ini kenaikannya masih belum tinggi. “Biasanya kalau sudah bulan puasa kenaikannya akan lebih terasa,” jelas Jannah.  AMIN

Facebook Comments

About the Author