Published On: Rab, Jul 15th, 2015

Jelang Lebaran Marak Mamin Tulisan “Cina”

TUBAN

kadaluarsaseputartuban.com–Seperti sudah menjadi hukum pasar, menjelang lebaran Idul Fitri tahun ini, pada sejumlah super market dan pasar tradisonal di Kabupaten Tuban masih marak beredar produk makanan dan minuman (mamin) kadaluarsa.

Indikasi yang bisa mengancam kesehatan masyarakat tersebut ditemukan tim sidak pasar Pemkab Tuban saat melakukan operasi, Selasa (14/07/2015) pagi.

Saat tim sidak pasar yang beranggotakan Dinas Perekonomian dan Pariwisata, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Humas Pemkab, Polres dan Kodim Tuban, mengobok-obok beberapa super market seputaran kota serta Kecamatan Jatirogo mendapati sejumlah jenis mamin kadaluarsa serta kemasannya rusak.

Kapala Bidang Perdagangan Dinas Perekonomian dan Pariwisata Tuban. Bismo Setyo Adji, mengatakan kebanyakan mamin tak layak konsumsi tersebut suplemen saset dan serbuk, minuman kemasan botol dan kaleng, roti, bumbu dapur cepat saji.

Juga beberapa makanan ringan yang bukan produk Indonesia tanpa di sertai komposisi, bahan-bahan, dan masa keguanaan. Temuan mamin yang bertuliskan huruf Cina itu masih dipajang pada beberapa mini market dan gerai makanan cokelat batangan, jelly serta berbagai kue kering.

“Sidak pasar ini merupakan bentuk perlindungan terhadap konsumen serta untuk mengetahui peredaran barang-barang yang tidak layak konsumsi dan kadaluarsa jelang hari raya,” ungkap Bismo di sela sidak pasar pada sebuah gerai makanan ringan di kawasan perkotaan.

Menurut dia, seluruh hasil temuan selanjutnya disampaikan ke pihak pengelola untuk ditatik dari peredaran. Sedangkan temuan sidak dari wilayah Kecamatan Jatirogo diserahkan ke pihak kecamatan setempat.

“Kegiatan ini hanya bersifat pembinaan. Tapi jika pihak pengelola tetap menjual produk kadaluarsa akan diberikan sanksi administrasi berisi teguran,” ujar Bismo. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author