Published On: Jum, Jun 26th, 2015

Jasa Penukaran Uang Receh Mulai Marak

TUBAN

OPTIMIS: Salah seorang jasa penuakran uang recehan menunggui pembeli di Jalan Basuki Rahmad Tuban, Jumat (26/06/2015) pagi.

OPTIMIS: Salah seorang jasa penuakran uang recehan menunggui pembeli di Jalan Basuki Rahmad Tuban, Jumat (26/06/2015) pagi.

seputartuban.com – Walaupun umur puasa ramadhan baru merambat hari ke sembilan, namun sejumlah jasa penukaran uang receh mulai bermunculan pada sejumlah ruas jalan protokol di Tuban.

Salah satu kawasan yang dijadikan jasa penukaran uang tersebut berada di Jalan Basuki Rahmad Tuban. Sejumlah pegiat jasa penukar recehan memancing warga dengan duduk di atas sadel sepeda motornya dengan melambai-lambaikan pecahan rupiah.

Agus Setiawan, salah satu penukar jasa uang receh asal Babat Lamongan, mengatakan hampir rutin pada bulan puasa seperti sekarang ini dirinya menjajakan uang receh. Paling diminati adalah pecahan Rp 2.000, Rp 5.000 dan Rp 10.000.

“Ini baru buka dasar (dagangan). Masih sepi, Mas. Maklum baru buka,” kata lelaki 31 ini sambil tetap nongkrong di atas jok sepeda motornya di perempatan Jalan Basuki Rahmad Tuban, Jumat (26/06/2015) pagi.

Dia menuturkan, sengaja menawarkan jasa penukaran uang pecahan lebih awal dari biasanya karena kepengin mempelajari pasar dan geliatnya.

Kendati sudah setengah jam baru ada satu warga yang menukar pecahan Rp 5.000 dari satu lembar Rp 100.000, namun Agus optimis dengan usaha yang sudah ditekuninya selama empat tahun saat ramadhan akan membawa berkah.

Menurut dia, warga Tuban baru ramai menukarkan uang untuk dipecahkan ke jumlah rupiah kecil tersebut setelah empat belas sampai lima belas bulan ramadhan.

Agus menjelaskan, keuntungan yang didapat dari penukaran Rp 100.000 mendapat Rp 10.000. Hanya saja, ramadhan kali ini tak seperti tahun sebelumnya. Perbedaan tersebut dirasakan para penukar uang sudah mulai ramai pada 11-12 hari pertama awal pelaksanaan ramadhan. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author