Published On: Kam, Jun 8th, 2017

Jasa Pelayanan Pasien RSUD Masih “Nyantol”

seputartuban.com, TUBAN – Dana jasa pelayanan (Japel) pasien RSUD Dr. Koesma Tuban masih “nyantol’ belum dibagi ke para pegawainya. Jumlahnya bervariasi dengan jenis pelayanan yang berbeda. Bahkan pelayanan pasien yang memakai Surat Keterangan Miskin (SKTM) sudah hampir setengah tahun belum dibayarkan.

RSUD DR. Koesma Tuban

Menurut pengakuan pegawai RSUD, jasa pelayanan pasien yang SKTM pada tahun 2016 baru diterima sampai bulan Agustus. Sedangkan untuk pelayanan bulan September sampai dengan Desember 2016 belum diterimanya. “Ya kalau bisa dicairkan kan sangat membantu perekonomian kami. Apalagi ini sudah masuk tahun 2017 sudah bulan 6,” katanya.

Kondisi serupa juga terjadi untuk Japel pasien BPJS. Baru diterima bulan Januari 2017. Sedangkan untuk bulan Pebruari sampai April 2017 belum dicairkan juga. “Kita ndak tahu sebabnya, yang jelas pelayanan sudah kami laksanakan sesuai dengan ketentuan yang ada,” imbuhnya.

Sedangkan paling tertib adalah pembagian Japel pasien umum/PKS lain sudah dibagi untuk bulan April 2017. Masing-masing jenis Japel nominalnya berbeda yang diberikan. Karena banyak faktor yang mempengaruhinya. Diantaranya jumlah pasien pada masing-masing layanan,kebijakan internal RSUD dan internal bagian tempat pelayanan. Namun jika ditotal seluruhnya tidak sedikit. “Ya kalau seluruhnya totalnya sudah banyak itu,” jelasnya.

Plt. Direktur RSUD Dr. Koesma Tuban, Dr, Saiful Hadi membenarkan belum dicairkanya Japel untuk pasien SKTM. “Masih ada yang belum cair, baru sampai bulan Oktober,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Tuban, M. Miyadi, Kamis (9/6/2017) mengatakan jika Japel tersebut sudah menjadi haknya, sudah seharusnya segera dicairkan.

“Kalau memang belum cair, ya Plt Dir RSUD harus segera menyelesaikan masalah tersebut. Agar tidak menambah beban pekerjaan yang ada dan harus segera ditindaklanjuti. Kalau memang kondisiny seperti itu,” tegasnya. Nal

Facebook Comments

About the Author