Published On: Sen, Jun 30th, 2014

Jasa Ekspedisi Mulai Banjir Transaksi

Share This
Tags

TUBAN

JALUR NUGRAHA EKAKURIR: Salah satu jasa pengiriman barang di Kota Tuban mulai banjir transaksi.

JALUR NUGRAHA EKAKURIR: Salah satu jasa pengiriman barang di Kota Tuban mulai banjir transaksi.J

seputartuban.com–Setiap memasuki bulan ramadhan membuat komunitas jasa pengelola pengiriman barang sibuk bukan main. Ini seiring meningkatnya permintaan jasa ekspedisi dari masyarakat.

Satu sisi kondisi ini membuat jasa ekspedisi banjir transaksi. Tapi pada bagian lain seluruh staf jasa pengiriman barang itu harus lebih ekstra hati-hati. Sebab, bukan tidak mungkin karena tingginya transaksi jasa, salah sedikit saja barang yang akan dikirim bisa tak sampai ke alamat yang dituju.

Salah satu jasa pengiriman di Kota Tuban yang disebut Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) juga tak luput makin meningakt aktifitasnya melakukan transaksi pengiriman maupun penerimaan barang. Sehingga musim puasa ini dikatakan musim banjir barang JNE pada tiap tahunnya.

Rofik Yulistiono, pemilik JNE yang berada di Jalan Pattimura Tuban, mengatakan dalam beberapa minggu memasuki bulan ramadhan ini sudah mulai terasa banjir transaksi. Ia menyebutkan, saat ini hampir setiap hari ada sekitar 250 item yang dikirim ke berbagai tujuan.

Sekarang, dalam sehari biaya transaksi yang diterima sehari tak kurang dari Rp 3 juta. Sedangkan untuk penerimaan barang kiriman JNE yang masuk ke Tuban dalam sehari ada sekitar 450 item.

Hal ini tentu berbeda dibandingkan hari-hari biasa. Tercatat dalam hari biasa hanya ada 150 item yang dikirimkan ke berbagai tujuan dengan Rp 2 juta setiap harinya. Sementara untuk barang yang diterima dari berbagai JNE di luar kota hanya 350 item.

“Alhamdulillah ramai. Sudah menjadi kebiasaan kalau bulan puasa sampai nanti jelang lebaran  akan semakin luar biasa,” kata Rofik, Senin (30/06/2014).

Lelaki 50 tahun ini, mengimbuhkan memang sejauh ini bisnis yang dilakoninya semakin tahun semakin banjir. Menurutnya, setiap momen ramadhan transaksi sangat luar biasa sehingga karyawannya harus teliti dalam setiap transaksi.

Untuk kurirnya sendiri setiap hari juga harus bolak balik mengirim paket barang ke alamat tujuan, karena barang yang masuk (inbox) ke Tuban juga meningkat tajak.

“Kalau musim gini, kurirnya harus kerja keras karena stok barang yang diterima setiap hari juga cukup besar,” jelas lelaki yang mengaku melanglang buana ini.

Disebutan, sejauh ini bisnis pengiriman barang kendalanya pada saat musim penghujan. Karena saat musim seperti itu banyak jalan yang rusak sehingga  menyebabkan macet. Akibatnya, pendistribusian barang ke tujuan di berbagai kota sangat lambat.  AMIN

Facebook Comments

About the Author