Published On: Rab, Apr 27th, 2016

Jangan Sampaikan Info Kelulusan Melalui Papan Pengumuman

Share This

TUBAN

seputartuban.com – Jelang kelulusan siswa kategori SMA sederajat, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tuban menyampaikan larangan agar kelulusan tidak ditempel di papan pengumuman. Agar tidak terjadi keributan yang disebabkan aktifitas perayaan oleh siswa secara berlebihan.

NUR KHAMID: Sekolah akan benar-benar diuji kejujurannya. Mengingat UN kali ini tanpa pengawasan pihak kepolisian dan standar kelulusan 100 persen ditentukan sekolah.

NUR KHAMID

Kepala Bidang SMP / SMA Disdikpora Tuban, Nur Khamid menyampaikan larangan itu untuk mengurangi dampak  negatif akibat perayaan kelulusan. “Data sementara yang kami terima, jika tidak ada perubahan terkait pengumuman hasil kelulusan itu maka pengumumanya akan dilaksanakan pada Sabtu (7/5/2016). Dengan mekanisme pihak sekolah dilarang menempelkan daftar kelulusanya dipapan pengumuman,” terangnya.

Pelarangan itu bagi seluruh satuan pendidikan agar tidak memajang daftar nama peserta ujian yang lulur di papan pengumuman.  Dicontohkan jika diumumkan melalui papan, siswa yang tidak lulus dapat bertindak yang merugikan sekolah atau sesamanya. Diantaranya siswa menjadi histeris, pingsan  jika mengetahui tidak lulus.

“Akibat emosi yang tak terkontrol itu dapat menyebabkan anak didik terganggu kadar mentalitasnya. Serta mudah melakukan tindakan tanpa diperhitungkan dan memikirkan terlebih dahulu dampak baik dan buruknya,” imbuhnya.

Mekanisme pengumuman kelulusan siswa, melalui kurir yang bertugas mengantarkan surat untuk masing-masing orang tua siswa. Pada hari dan tanggal kelulusan dalam kurun waktu sejak pukul 12.00 WIB hingga Pukul 15.00 WIB. Cara itu lebih baik karena selain menjaga siswa yang tidak lulus juga mengurangi tindakan perbuatan berlebihan oleh siswa yang merayakan kelulusan. Diantaranya konvoi keliling jalan raya hingga mencoret baju.

“Penentuan kelulusan itu diantaranya dengan mengandakan rapat pleno kelulusanya melibatkan seluruh dewan guru. Untuk menentukan kelulusan anak didiknya berdasarkan peraturan yang berlaku,” pungkasnya.

Sedangkan kriteria kelulusan yang dimaksudkan diantaranya, siswa didik telah tuntas melaksanakan program pendidikan selama 6 semester. Mengikuti seluruh pelaksanaan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional, serta bersikap dan berperilaku baik tanpa mengesampingkan Norma.

Hal itu dilaksanakan sesuai Juknis Kemendikbud Nomor 25 Permendiknas Nomor 57 Tahun 2015. Dengan bunyi ketentuan sebagaimana yang tercantum dalam Bab III Pasal 24 point a. Bahwa peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikikan setelah  menyelesaikan seluruh program pembelajaran. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author