Published On: Rab, Mar 23rd, 2016

Jangan Remehkan Batuk dan Pilek Anak

Share This
Tags

TUBAN

ENDAH NURUL: Pada tahun 2013 Kabupaten Tuban menempati posisi enam  untuk kematian bayi dan ibu se Jawa Timur.

Sekretaris Dinas Kesehatan, Endah Nurul K

seputartuban.com – Cuaca yang kurang bersahabat belakangan ini mendatangkan penyakit batuk dan pilek pada anak-anak. Sebagai orang tuatidak dapat berdiam diri terhadap ancaman kesehatan buah hati.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Endah Nurul K, menyampaikan, batuk pilek yang dibiarkan akan berefek pada penyakit lainnya. Diantaranya demam, batuk berdahak dan hidung tersumbat. Dengan kondisi tersebut, tidur anak pun jadi terganggu. “Sebab apabila sudah dalam kondisi itu pemulihan anak akan lebih lama,” kemarin.

Cara penanganan awal untuk kondisi itu ialah para orangtua memberikan minum air hangat. Agar tarikan napas anak tidak terganggu, dan proses penyembuhan selanjutnya yaitu istirahat yang cukup bisa berhasil.

Endah Ia menjelaskan sebelum anak istirahat demi memulihkan kesehatannya, buatlah lebih dulu lingkungan yang sehat untuk anak. “Buatlah kondisi anak tetap hangat setiap waktu. Kita dapat membuat suhu di kamar sesuai dengan kebutuhannya serta kalau perlu menyiapkan selimut agar pemulihannya lebih cepat,” jelasnya.

Selain itu, perhatikan pula saat anak-anak saat konsumsi makanan. Jagalah selalu kesehatan makanan dan kebersihan lingkungannya untuk mencegah virus atau bakteri berbahaya.

“Memperhatikan makanan yang dimakan, saat anak berangsur membaik dari batuk-pilek sangat penting. Sebab kalau dibiarkan. Tidak sembuh malah bisa buruk lagi keadaannya. Oleh karena itu, hindari makanan yang kebersihanya belum terjamin,” imbaunya.

Selain itu, para orangtua juga harus mengajak anak untuk hidup bersih dan sehat. Seperti mencuci tangan sebelum makan atau tidur, makan tepat waktu dengan makanan yang layak konsumsi dan bergizi, istirahat cukup.

Selain itu kebersihan dan kesehatan lingkungan juga perlu diperhatikan. Hal ini sebagai bentuk pencegahan anak dari ancaman gangguan kesehatannya. “Mencegah lebih baik daripada mengobati,” pungkasnya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author