Published On: Sel, Jan 12th, 2016

Janda Palang Salah Mencintai Penipu Residivis

TUBAN

KAMBUH : Baru keluar Lapas dia akan masuk lagi karena menipu janda yang dinikahi siri

KAMBUH : Baru keluar Lapas dia akan masuk lagi karena menipu janda yang dinikahi siri

seputartuban.com – Belum genap satu tahun keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tuban, Rahmad Joni alias Moh Ihsan alias M. Asrory (30), kini berurusan dengan hukum. Dia terancam kembali dibui karena dugaan penipuan dengan korban istrinya sendiri yang belum lama dinikahi.

Cerita itu bermula saat tersangka asal Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Padang, Provinsi Sumatra Barat masih menjalani hukuman di Lapas Tuban. Atas kasus perampokan yang telah divonis hakim.

Korban yang saat itu masih menjanda, sering menjenguk keluarganya yang di Lapas Tuban karena kasus Laka Lantas. Korban dan tersangka kenalan saat proses itu, hingga keduanya menjalin asmara. Sampai akhirnya keduanya sepakat menikah usai tersangka keluar dari penjara.

Benar saja, tersangka dibebaskan dari Lapas pada April 2015. Dia kemudian menuju ke rumah korban, Desa Cendoro, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Hingga akhirnya keduanya menikah secara siri.

“Setelah berhasil menikahi janda itu, tersangka melakukan serangkaian tipu dayanya untuk memperdayai Korban berikut Keluarganaya,” ungkap Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati, Senin (11/1/2016).

Dengan cara dia mengaku akan mengambil mobilnya di kampung halamanya dan akan diberikan kepada istrinya tersebut. Namun untuk dapat membawanya dia membutuhkan Rp. 12 juta untuk biaya kirim.

Namun karena permintaan itu cukup banyak, belum disetujui korban dan keluarganya. Namun tersangka sudah terlebih dahulu meninggalkan rumah korban. Dengan membawa Honda Supra X Nopol S 3211 FC berikut STNK, 3 buah sertifikat tanah, 3 BPKB, 1 unit Laptop dan 3 buah Ponsel.

“Setalah mengambil seluruh barang-barang itu, tersangka kemudian melarikan diri dan pihak keluarga melaporkanya ke Polres Tuban. Kemudian tersangka kembali pada Kamis, (31/12/20150 dan selanjutnya pihak keluarga memberitahukan ke kami hingga dilakukan penangkapan,” imbuh Elis.

Tersangka yang baru menghirup udara bebas akan kembali menguni Lapas Tuban. Karena penyidik Polres Tuban menjerat tersangka dengan pasal 378 KUHP dan 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 Tahun.

Diketahui, tersangka memiliki 3 Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan biodata dan wilayah yang berbeda. Untuk melancarkan aksinya dia sering ganti nama menggunakan identitas tersebut. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author