Published On: Sel, Apr 24th, 2012

Jam Sekolah, Banyak Pelajar Berseragam Ngopi Sambil Merokok di Warkop

Share This
Tags

Penulis : Edy Purnomo

TUBAN

Saat jam sekolah, nampak siswa sedang ngopi sambil merokok

seputartuban.com – Kondisi memprihatinkan melanda dunia pendidikan di Tuban, pada saat jam belajar, banyak pelajar berseragam ditemui di luar sekolah. Hasil pantauan seputartuban.com pada Selasa (24/04/2012) dibeberapa titik kota terlihat beberapa siswa berada disana lengkap dengan seragam sekolahnya. Mereka sedang minum kopi dan nampak santai saat jam sekolah berlangsung.

kondisi ini diperparah dengan terlihat mereka kerap kali nampak asyik ngopi samil merokok meski masih memakai seragam dan waktu jam belajar masih berlangsung. Salah seorang penjaga kedai kopi yang ada di Tuban mengatakan, bahwa tempatnya sering kali didatangi para pelajar saat jam sekolah berlangsung.

Selain itu dia mengatakan bahwa kerap kali pelajar itu datang dengan bergerombol bersama teman-teman yang lain. “biasanya jam setengah 10 mas,” salah satu penjual kopi dibarat kota ini.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kab. Tuban, Sutrisno mengatakan bahwa untuk saat ini kondisi sekolah memang dalam keadaan longgar untuk pendidikan setingkat SMA setelah UN.

Selain itu, pihaknya selama ini juga melakukan pengawasan di wilayah internal sekolah masing-masing. Dan pihaknya berjanji akan mengkaji lebih lanjut terkait kejadian ini,“kita harus kaji lagi, apa sebab mereka diluar sekolah,” ujar Sutrisno.

Beberapa tempat yang menjadi pilihan para pelajar itu antara lain, beberapa kedai kopi yang ada di Tuban, tempat umum, tempat wisata, rental Play Station dan warnet. Hingga saat ini Pemkab Tuban belum pernah melakukan operasi penertiban siswa yang bolos.

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. rudono berkata:

    bahkan td pagi jam 7 pagi ada sepasang siswa smp (seragam biru putih)lg asyik di pantai, tepatnya di warung kosong pantai di antara tanaman mangrove pandan duri. kami penumpang taksi berdecak resah ngelus dada.