Published On: Kam, Jun 15th, 2017

Jalur Pantura Tuban Diperkirakan Tersendat Jelang Mudik

seputartuban.com, TUBAN – Menjelang mudik hari raya Idul Fitri 1838 Hijriah, arus lalu lintas sepanjang jalur pantai utara Tuban-Bancar diperkirakan akan tersendat. Hal itu disampaikan Kapolres Tuban,  AKBP Fadly Samad saat menghadiri pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Auditorium PT Semen Gresik, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Rabu (14/6/2017).

AKBP Fadly Samad saat dalam acara UKW PWI di Auditorium PT Semen Gresik, Rabu (14/6/2017)

Menurut dia, terganggunya arus lalu lintas tersebut disebabkan karena adanya pembangunan jembatan yang belum selesai di kawasan jalan Pantura.  “Tersendatnya arus lalu lintas itu disebabkan belum selesainya pekerjaan pelebaran jalan dan jembatan pada 3 wilayah,” katanya.

Ketiga jembatan yang kini masih dikebut pengerjaanya tersebut berada di sebelah barat Terminal Wisata Kambang Putih dan 2 jembatan lainya di wilayah Kecamatan Tambakboyo. Hal itu dapat diketahui setelah pihaknya melakuka pengecekan melibatkan petugas Dinas Pekerjaan Umum serta  Dinas Perhubungan. Dimungkinkan, pengerjaan pelebaran jalan dan jembatan di sebelah barat terminal tersebut baru dapat selesai pada H – 10 lebaran.

Sedangkan 2 pengerjaan serupa diwilayah Kecamatan Tambakboyo, diperkirakan belum dapat diselesaikan mengingat volume pengerjaanya baru mencapai 40 persen. “Siang ini kita akan melakukan pengecekan kembali untuk memastikan apakah pengerjaanya sudah benar selesai atau belum,” imbuhnya.

Untuk menghindari kemacetan agar tidak mengular, kini pihak Polres Tuban sudah melakukan rekayasa lalu lintas untuk menentukan jalur lain yang dirujuk sebagai jalur alternatifnya. Yakni pengguna jalan akan diarahkan menuju jalan poros penghubung Kecamatan Bancar menuju Kecamatan Jatirogo.

Kemudian melalui jalan poros penghubung Kecamatan Bangilan menuju Kecamata Singgahan. Dilanjut ke jalan poros penghubung Kecamatan Parengan menuju Kecamatan Soko, serta jalan poros penghubung kecamatan Rengel menuju Kecamatan Plumpang, hingga menembus jalur Tuban-Widang.

“Untuk memantau kelancaran arus lalu lintasnya, kami sudah melibatkan petugas untuk memberikan pengamanan pada ruas jalur tersebut. Yakni melibatkan petugas Polsek dibantu petugas Koramil wilayah setempat, “  lanjutnya.

Sedangkan untuk memastikan agar tidak terjadi tindakan kriminalitas selama arus mudik, selain melibatkan petugas jajaran Polres Tuban untuk memberikan pengamanan, mereka akan dibantu oleh 30 personil dari Polda jatim disertai beberapa penembak jitu yang sudah ditunjuk untuk memberikan pengamanan.

Mereka akan disebar pada masing – masing pos pengamanan. Yakni di Pos Temangkar, Pos Bancar, dan Pos Pantai Boom. Serta tim sniper yang akan ditempatkan diwilayah jati peteng mengingat kawasan tersebut rawan bajing loncat sekaligus untuk berjaga jaga dari segala kemungkinan terburuk. Apalagi beberapa hari bulan lalu telah terjadi insiden penembakan terhadap petugas  oleh terduga teroris.

“Seluruh Pos Pantaunya ada  7. Rincianya, 4 pos diantaranya tersebar dijalur jalur – jalur utama, dan 3 pos sisanya berada di ruas – ruas jalur alternatif,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author