Published On: Sen, Mar 10th, 2014

Jalan Sunan Kalijaga Disulap Jadi Pasar Pagi

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com – Kawasan jalan Sunan Kalijaga atau kawasan timur patung Letda Seotjipto Tuban, tiap minggu pagi dimulai (16/3/2014) akan dialihfungsikan menjadi pasar pagi. Seluruh aktivitas lalu lintas ditutup total, karena kawasan tersebut akan menjadi kawasan pasar dadakan.

DIGRATISKAN : PKL sedang antri mendapatkan stand jualan dikawasan jalan Sunan Kalijaga Tuban

DIGRATISKAN : PKL sedang antri mendapatkan stand jualan dikawasan jalan Sunan Kalijaga Tuban

Untuk menempati stand jualan yang telah dipersiapkan, para Pedagang Kaki Lima (PKL), Senin (10/3/2014) harus mendaftar dan mendapat jatah lokasi jualan di Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) Pemkab Tuban. Sebanyak 90 PKL mengatri sejak pagi agar mendapatkan jatah stand jualan.

Namun upaya Pemkab Tuban ini masih mendapat tanggapan miring dari PKL. Menurut Sriatun (41), warga Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, mengaku dia sudah antri, namun sampai sore hari, dia tetap tidak memperoleh nomor antrian. Karena Dispepar Pemkab Tuban sudah kehabisan stand jualan. “Yang tidak dapat banyak kelihatannya. Antri dari siang tadi, sebenarnya harus diundi dulu nomor standnya, jadi adil, ” ujar Sriatun.

Sementara itu, menurut Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperpar Pemkab Tuban, Imron Achmadi, saat dikonfirmasi di kantornya mengatakan program ini tidak membatai jumlah PKL. “Digratiskan, ini untuk keadilan bagi PKL yang belum memiliki kesempatan berjualan. ada 4 tenda, setiap tenda digunakan 2 orang, selebihnya diberi stand tanpa tenda, ” jelas Imron.

Lebih lanjut Imron juga menjelaskan program Car Free Day ini bertujuan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi disektor usaha kecil, mikro. “Kalau sudah berjalan beberapa kali, akan kita lepas. Penanganannya kita serahkan swadaya PKL sendiri. Efeknya ada perbankan yang menaruh modal disitu. Kami hanya memfasilitasi moment kgiatan ekonomi untuk menangkap peluang saat liburan, ” ungkapnya.

Jika program ini sudah jalan,  Dispepar akan melakukan evaluasi usaha PKL. Caranya dengan memberikan buku transaksi dan hasil laba sebagai laporan usaha. ” Untuk ukur dan contoh kita beri laporan. Kita mulai jam 6 pagi sampai jam 10 siang. Untuk pengaturan jalan kita sudah koordinasi dengan Polisi,” pungkasnya. (han)

Facebook Comments

About the Author