Published On: Sab, Sep 20th, 2014

Jabatan Sekda Kab. Tuban Akan Lama Kosong

Share This
Tags

TUBAN

ALMARHUM HERI SISWORO

Jabatan Sekda Kab. Tuban yang ditinggalkan Almarhum Hery Sisworo hingga saat ini belum ada yang mengisi.

seputartuban.com – Jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban diperkirakan masih lama belum mendapat gantinya. Sejak meninggalnya, Heri Sisworo beberapa waktu lalu, hingga saat ini Bupati Tuban belum melakukan proses pergantian karena harus melalui sejumlah tahapan.

Yang dilakukan Pemkab Tuban saat ini dengan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) dengan mengusulkan ke Gubernur Jatim untuk mendapat rekomendasi. Hingga saat ini jabatan Sekretaris Daerah yang sebelumnya dijabat oleh Heri Sisworo yang meninggal dunia, masih belum ada gantinya. Bahkan pengganti sementara pun masih belum ada, hal itu bisa menyebabkan terganggunya roda pemerintahan Kabupaten Tuban, sebab Sekda ikut serta menentukan jalan tidaknya roda pemerintahan yang ada.

“Informasi yang saya terima, yang akan menduduki jabatan Plt. Sekda sudah diusulkan oleh Bupati ke Gubernur untuk mendapatkan rekomendasi. Namun siapa orangnya saya tidak tahu, sebab itu menjadi hak preogratif Bupati,” kata Kabag Humas dan Media Pemkab Tuban, Teguh Setyobudi, Sabtu (20/09/2014).

Sambil menunggu penetapan Plt Sekda, saat ini tugas pemerintahan dibebankan kepada sejumlah asisten dibawahnya. Sehingga meski belum memiliki pengganti sementara Sekda, pemerintahan Kab. Tuban tidak terganggu.

Sementara itu, penetapan Sekda definitif dilakukan setelah ditetapkan Plt Sekda. Karena proses pengangkatan Sekda dibutuhkan sejumlah tahapan. Mulai mengusulkan sejumlah nama kepada Gubernur Jatim untuk dilakukan tes.

Saat ini mulai berembus kabar sejumlah nama yang memiliki peluang menduduki jabatan strategis ini. Diantaranya Kepala Bappeda Budi Wiyana,  Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mustarikah, Asisten Pemerintahan Achmad Amin Sutoyo, Kepala Dinas Perekonomian dan Pariwisata Farid Achmadi.

Sekda definitif harus memiliki pengalaman, baik itu pernah menjabat sebagai Kepala Dinas atau Badan, minila golongan IVb minimal atau Pembina Tingkat I. “Nantinya yang akan menduduki jabatan itu harus benar-benar orang yang mampu dan paham terhadap pemerintahan, terutama mereka yang sudah memiliki pengalaman yang cukup. Kemungkinan proses itu masih lama,” pungkas Teguh.

Dengan kekosongan jabatan Sekda ini setidaknya dapat menganggu sistem pemerintahan. Karena tugas manajerial tidak lagi tersistem dengan baik, karena sebagai pengendali langsung administrasi dan teknis pemerintahan, pejabatnya belum terisi. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author