Published On: Sab, Mar 17th, 2018

Inovasi Polres Tuban Permudah Pelayanan Kamtibmas

seputartuban.com, Tuban – Polres Tuban melaunching program pelayanan Kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Program tamu wajib lapor 1X24 jam dan sosialisasi 110. Program ini dijalankan untuk mempermudah pemberian pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Tuban, Fathul Huda didampingi Kapolres Tuban mendapatkan penjelasan dari Kasat Reskrim

Program ini dilauching bersamaan dengan pelantikan pejabat BNNK Tuban, di komplek Pendopo Kridho Manunggal, Pemkab Tuban belum lama ini. Bersama Bupati Tuban dan lainnya.
Kapolres Tuban, AKBP Sutrisno HR, mengatakan program ini wujud sinergitas 3 pilar. Yakni Kades, Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Mereka bersama-sama mengawasi tamu yang datang ke desa.

Kemudian mengarahkan agar melapor ke mobil wajib lapor 1 X 24 jam yang telah ditempatkan di beberapa kawasan. Dengan dilengkapi mesin sidik jari dan perangkat komputer. Akan didata tujuannya dimana dan mau apa bermalam di desa.

“Agar kita Bisa kerja sama antara masyarakat dengan 3 pilar terhadap orang-orang baru. Masyarakat yang datang ketempat baru, ke wilayah desa atau wilayah lainnya. Setiap ada kegiatan mereka yang baru datang ini kita bisa mengetahui tujuan mereka datang ke wilayah tersebut,” ungkapnya.

Kemudian program 110 adalah dari Mabes Polri ini merupakan jenis layanan ganda. Masyarakat dapat menghubungi nomor tersebut untuk kepentingan darurat. Secara otomatis akan terkoneksi dengan kepolisian wilayah setempat. Dengan 3 komputer server, akan dapat menerima laporan secara bersamaan dari penelpon berbeda.

“Semua masyarakat yang telfon atau lapor tidak perlu kemana-mana karena langsung akan dilayani oleh Polres setempat dimasing- masing daerahnya. Nanti dari sana petugas akan mengetahui siapa yang menelfon. Sedangkan untuk lokasi yang bersangkutan kita bisa mengetahui karena sudah ada kordinatnya,” imbuh Kapolres.

Unit layanan 110 mobilelink sebanyak 5 unit. Selain dapat menerima pengaduan masyarakat, juga bisa melayani laporan kehilangan, pembuatan SKCK onile dan jenis layanan lainnya. Unit ini masing-masing memiliki 3 personil atau total 15 personil. Penempatannya di lokasi keramaian yang jauh dari Mapolres atau di Polsek-polsek.

“Jika ada laporan yang hanya main- main atau iseng dengan Polisi, untuk yang ke-3 kalinya harus ganti kartu karena jika melebihi 3 kali nomor tersebut otomatis tidak bisa lagi digunakan untuk menghubungi 101 itu,” pungkasnya. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

About the Author