Published On: Kam, Sep 20th, 2018

Inilah Wujud Konsistensi Polres Tuban Berantas Kriminalitas di Bumi wali

seputartuban.com, TUBAN – Polres Tuban Tak henti-hentinya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat Tuban, dari tindak kejahatan yang mengancam jiwa dan keselamatan warga.

KERJA KERAS “: Kapolres Tuban dan sejumlah pejabat utama Polres Tuban menunjukkan tersangka dan barang bukti hasil Operasi Sikat Semeru 2018

Sebagai bentuk konsistensinya, dari hasil Operasi Sikat Semeru 2018 selama 12 hari sejak Tanggal 5 -16 september 2018, Polres Tuban mengungkap 24 kasus yang terbagi dalam 5 kasus Target Operasi (TO) Dan NON TO. Hasilnya berhasil mengamankan sebanyak 26 pelaku  dengan berbagai modus kejahatan.

Adapun sejumlah tersangka yang berhasil di amankan dengan kasus curat ada 19 orang antara lain Joko Setyo (30) warga Babat, Ahmad Qomari (29) warga Palang, Yonsi Sasmita (39) warga Doromukti, Prasetyo (30) asal Jatirogo, Moh. Fatchur (24), Kaspin (34) Kholilurrohman (26) semua warga Bongkol Sumurgung, Dasran (58) warga merakurak, Dede Andriansyah (16), Darno (49) keduanya asal Jatirogo, Nardi (31), Ahmad Naim (18) keduanya asal Kerek, Taswito (20) asal Singgahan, I Gusti Ngurah Susanto (46) warga asal Gianyar Bali, Lamidi (35) asal Montong, Antok Eko Saputra asal Grabagan, Hadi (16) asal Semanding dan Sukamipin (44) asal Palang.
“Saya mengucapkan banyak terimakasih dengan kerja keras Anggota,karena sudah berhasil mengungkap kasus TO dan juga sudah di luar target dan beserta barang buktinya sudah kita amankan. Dari salah satu dari barang bukti yang diamankan 1 kendaraan bak terbuka Grand Max,” ungkap Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono saat menggelar konferensi pers Rabu (19/9/2018).
Sedangkan untuk kasus Curas dilakukan oleh Putra Agung (17) pria asal Kecamatan Montong dengan barang bukti 1 buah HP dan 1 unit sepeda motor. Selain itu, untuk kasus Sajam sebanyak 6 orang yakni, Ngatmin (71) asal Kerek, M. Udin (50) Asal Plumpang, Afdolin (32) asal Brondong Lamongan, Irwan Untoro (30) asal Widang, Nanang Adi Saputro (17) asal Senori, dan Wardi (28) juga berasal dari Kecamatan Senori.
“Untuk kasus curas barang buktinya juga sudah kita amankan berupa 1 buah Hp dan 1 sepedah motor. Sedangkan untuk yang sajam  salah satu barang buktinya pedang yang bergagang kayu dengan panjang 30 cm dan parang,” imbuhnya.
Untuk mempertanggung jawabkan tindak kejahatan yang di lakukan Dalam kasus Curat dikenakan pasal 363 KUHP pidana 7 Tahun. Sedangkan untuk kasus Curas kena pasal 365 KUHP pidana 9 tahun penjara. Kasus Sajam dijerat pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 pidana 10 Tahun Penjara. RHOFIK SUSYANTO
Facebook Comments

About the Author