Published On: Sab, Mar 10th, 2018

Inilah Semangat Presiden RI Membumikan Perhutanan Sosial

seputartuban.com, Tuban – Presiden RI, Joko Widodo, Jumat (9/3/2018) melakukan kunjungan ke Desa Ngimbang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Untuk melakukan panen raya jagung dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial.

Presiden RI dan Ibu Negara saat melakukan panen raya jagung

Dalam Kesempatan ini, Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi, juga berkesempatan mendengarkan curhatan para petani hutan dari Kabupaten Malang, Blitar, Bojonegoro dan Tuban. “Pupuknya langka dan mahal. Sudah mahal tetapi tidak ada barangnya,” kata petani asal Blitar dihadapan Presiden.

Perhutanan Sosial ini dilakukan pemerintah untuk mengurangi konflik maupun ketimpangan lahan. Selain itu untuk mengurangi jumlah pengangguran dan kemiskinan sekitar hutan. Hutan lestari masyarakat sejahtera.

Pemerintah juga sudah mengalokasikan lahan kawasan hutan seluas 12,7 juta hektar. Untuk dijadikan hutan desa, hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat, hutan kemitraan serta hutan adat. Juga untuk pemanfaatan lainnya.
Dalam kesempatan ini, Jokowi menyerahkan SK perhutanan sosial sebanyak 13 SK untuk 3 kabupaten. Yakni Bojonegoro, Blitar dan Malang.

Dandim 0811 Tuban saat memimpin gelar pasukan bersama sejumlah Dandim lain dan Kapolres Tuban di alun-alun Tuban

Dengan seluas lahan 8.975,8 Ha yang dibagi dalam 9.143 Kepala Keluarga (KK). Dengan rincian wilayah Kabupaten Bojonegoro sebanyak 2 SK dengan luas lahan 14,942 Ha untuk 1,342 KK.

Kabupaten Blitar diserahkan sebanyak 3 SK dengan luas lahan 1.399,6 Ha yang dibagi kepada 1.284 KK. Kemudian Kabupaten Malang diserahakan 8 SK dengan luas lahan 6.092 Ha yang terbagi dalam 6.517 KK.

Kesiapan ribuan personil dalam gelar pasukan pengamanan kunjungan Presiden RI

Besar harapan Jokowi dengan terbentuknya program ini bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat. “Dengan adanya SK perhutanan sosial ini untuk kesejahteraan warga dan kelompok masyarkat. Sehingga hutan dilingkungan yang ada ini bisa dimanfaatkan. Silahkan meminta lagi kepada Menteri Kehutanan dan saya juga akan mengawal langsung agar hutan-hutan yang ada memang betul- betul dimanfaatkan masyarakat dalam peningkatan kesejahteraannya,” kata Jokowi.

Dalam kesempatan ini juga diberikan pinjaman lunak dari Bank BUMN kepada para petani hutan. Dengan jumlah modal yang bervariasi. Rp. 4 juta, Rp. 8 juta, sesuai dengan luasan lahan yang didapatkan dalam SK Perhutanan Sosial yang diterima. Presiden juga membagikan sepeda dan hadiah kepada para petani yang hadir dan beruntung.

Presiden RI, Joko Widodo saat berkunjung ke Ponpes Langitan

Dalam kunjungannya ketiga kalinya di Kabupaten Tuban ini, Jokowi sehari sebelumnya sudah datang mengunjungi Ponpes Langitan. Kemudian bermalam di salah satu hotel di Kabupaten Tuban. Paginya melakukan panen raya dan penyerahan SK Perhutanan Sosial.

Kegiatan dilanjutkan dengan sholat Jumat di Masjid Agung Tuban dan ditutup dengan makan siang.
Meninggalkan Tuban, Presiden RI dan Ibu Negara menggunakan helikoper lepas landas dari alun-alun Tuban untuk melanjutkan kunjungan berikutnya.

Selama di Tuban, Pengamanan Presiden RI melibatkan ribuan personil diluar Paspampres dan personil pengamanan tingkat provinsi /Jawa Timur.
Dalam apel gelar pasukan yang dipimpin Dandim 0811 Tuban, Letkol Inf Nur Wicahyanto, Kamis (08/3/2018) di alun-alun Tuban, melibatkan 2,300 personil. Bersama Dandim Bojonegoro, Jombang, Kediri serta Kapolres Tuban.

Dengan rincian personil 3 SSK Kodim 0811/Tuban, 1 SSK Kodim 0809/Kediri, 2 SSK Kodim 0813/ Bojonegoro, 2 SSK Kodim 0814/Jombang, 2 SST Denpom V/2 Mojokerto. 2 SST Dekesyah Mojokerto, 1 Ru Denhub Rem 082/Mojokerto, 2 SST Brigif 16/WY, 2 SSK Yonmek 521/CY.
2 SST Yonif 527/BY, 1 SSK Yon Armed 8, 1 SST Yonmek 521/CY, 2 SST Yonkav 3/Tank. 2 SST Satgas Intel, 6 SSK Polres Tuban, 1 SST Satpol-PP Kab. Tuban dan 1 SST Dishub Kab. Tuban.

Diketahui, gabungan organisasi ekstra kampus (Omek) di Kabupaten Tuban sebelumnya menggelar aksi penolakan atas kunjungan Presiden RI. Namun aksi itu dihentikan paksa oleh aparat karena alasan tidak berizin, bahkan menjadi perbincangan hangat di beberapa jejaring media sosial.

Berbeda saat Jokowi hadir dilokasi kunjungan yang disambut dengan siswa sekolah dasar dan siswa sekolah lanjutan tingkat pertama beserta guru. Mereka berjajajar disalah satu sisi jalan sepanjang jalan masuk ke lokasi dengan bernyanyi. Paspampres yang mengiringi mobil orang nomor wahid di negeri ini juga menjadi pemikat masyarakat yang dilokasi karena nampak menawan. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

About the Author

Videos